Selalu Pakai Masker, Partikel Covid-19 Tetap Bisa Menyebar di Dalam Ruang

Yasinta Rahmawati

Senin, 18 Mei 2020 | 10:57 WIB
Selalu Pakai Masker, Partikel Covid-19 Tetap Bisa Menyebar di Dalam Ruang
Ilustrasi perempuan memakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah temuan baru menggarisbawahi pentingnya tetap memakai masker di ruang publik, mengingat banyak negara mulai membuka lockdown dan memperbolehkan kantor dan restoran beroperasi kembali.

Para peneliti di National Institutes of Health (NIH) menemukan bahwa tetesan air ludah yang mengandung partikel virus corona Covid-19 dapat bertahan di udara selama delapan hingga 14 menit setelah seseorang berbicara.

Hal yang memprihatinkan, bahkan orang yang terkena virus corona namun tak menunjukkan gejala dapat meninggalkan jejak virus di udara setelah berbicara. Demikian dilansir dari Daily Mail.

Ilmuwan menggunakan laser untuk menerangi tetesan air liur yang terbang dari mulut orang ketika mereka berbicara, berteriak atau bernyanyi. Kamera terus berputar selama 80 menit, merekam tetesan ludah menyinari laser.

Mereka menemukan bahwa ludah dapat melakukan perjalanan di udara selama antara delapan hingga 12 menit, dengan partikel yang berasal dari orang-orang yang berteriak berlangsung lebih lama.

Seseorang yang berbicara dengan keras hanya dalam satu menit dapat menghasilkan setidaknya 1.000 partikel virus yang bertahan di udara selama delapan menit. Berapa banyak virus yang dikeluarkan seseorang saat berbicara sangat bervariasi.

Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)
Ilustrasi anak memakai masker. (Pixabay)

"Karena itu ini dapat dihirup oleh orang lain dan ... memicu infeksi SARS-CoV-2 baru," tulis para peneliti, merujuk pada virus yang menyebabkan Covid-19.

Dengan kata lain, berada di ruangan kecil dan sempit yang sama dengan penderita Covid-19 tidak hanya membuat hidung dan tenggorokan Anda rentan terhadap infeksi, tetapi juga paru-paru Anda.

Namun, rata-rata, aktivitas bicara memiliki konsentrasi virus yang lebih rendah di dalam partikel meludahnya, sehingga tidak mungkin mereka menulari orang lain.

baca juga

Kemungkinan partikel semburan tertentu yang dipancarkan ketika salah satu dari orang-orang ini berbicara akan mengandung virus corona cukup rendah, yakni hanya 0,01 persen.

Meskipun demikian, ini menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar.

Ilustrasi memakai masker. (Pexels)
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Di banyak negara bagian di AS, orang sudah kembali ke kantor, salon kuku dan rambut dan bahkan restoran (meskipun banyak yang diminta untuk menjaga jarak pelanggan secara sosial, beroperasi hanya dengan sebagian kecil dari kapasitas mereka).

Bahkan jika orang tetap terpisah sejauh enam kaki atau lebih, masih ada risiko infeksi.

"Ini menambah bobot pada perlunya menjauhkan sosial dan mengangkat isu-isu penting tentang potensi penyebaran virus di ruang terbatas seperti kantor dan pabrik ... (dan) menyoroti masalah penularan virus dari orang yang terinfeksi yang tidak memiliki gejala," kata Dr Lawrence Young, profesor onkologi molekuler di Universitas Warwick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Bilik Isolasi Mandiri, Anies: Ini untuk Warga di Perkampungan Padat

Buat Bilik Isolasi Mandiri, Anies: Ini untuk Warga di Perkampungan Padat

News | Senin, 18 Mei 2020 | 10:19 WIB

Keren! Produsen Alat Kebugaran Siap Bikin Ventilator untuk Pasien Covid-19

Keren! Produsen Alat Kebugaran Siap Bikin Ventilator untuk Pasien Covid-19

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 10:15 WIB

Ilmuwan: Hutan Amazon Bisa Jadi Sumber Wabah Virus Corona Selanjutnya

Ilmuwan: Hutan Amazon Bisa Jadi Sumber Wabah Virus Corona Selanjutnya

Tekno | Senin, 18 Mei 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:03 WIB

BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif

BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Penempatan Dana SAL Perkuat Kapasitas Kredit Produktif BRI

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Akses Pendidikan Perempuan: Sudahkah Merdeka Belajar Benar-benar Setara?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:45 WIB

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

LRT Manggarai dan RS Internasional Jakarta Bakal Dibangun Lewat Obligasi Rp5,2 Triliun

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Aksi Brutal Tengah Malam, Pria Bersenjata Golok Rusak Fasilitas SPPG di Sukabumi

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:42 WIB

×