Perilaku Mutasi Virus Corona Covid-19 Sulitkan Peneliti Buat Vaksin

Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 20 Mei 2020 | 12:56 WIB
Perilaku Mutasi Virus Corona Covid-19 Sulitkan Peneliti Buat Vaksin
Ilustrasi virus Corona - (Pixabay/TheDigitalArtist)

Suara.com - Perilaku Mutasi Virus Corona Covid-19 Sulitkan Peneliti Buat Vaksin

Guru Besar Biologi Sel Universitas Brawijaya (UB) Malang Prof Sutiman mengemukakan perilaku virus corona yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan telah bermutasi menjadi virus lokal menyulitkan para peneliti untuk membuat vaksin yang bisa digunakan oleh semua orang.

"Virus ini menyebar ke seluruh dunia sekaligus bermutasi menjadi virus lokal. Seolah melakukan gerakan anti-globalisasi. Perilaku ini menyulitkan orang membuat vaksin atau obat yang orientasinya satu jenis vaksin atau obat untuk semua orang tidak memandang kelokalan," kata Prof Sutiman di Malang, Jawa Timur, Rabu (20/5/2020).

Menurut Sutiman, kondisi inilah yang menjadi penghalang utama konsep berpikir industri bidang kesehatan dalam menemukan vaksin atau obat.

Sebab, lanjutnya, jamu bukan obat untuk penyakit tertentu, karena konsepnya adalah untuk menjaga kualitas hidup. Namun, di saat ini jamu dapat dipikirkan daya manfaatnya untuk mengatasi Covid-19.

"Bukan dengan konsep membunuh, namun mendukung sistem tubuh agar mampu bertahan dan mengatasi penyakit," ucapnya.

Menurut dia, kearifan lokal bangsa Indonesia seolah menemukan momen untuk menunjukkan eksistensinya yang selama ini terpinggirkan oleh konsep kedokteran modern.

Hal lain yang sangat merepotkan dari Covid-19 adalah adanya orang tanpa gejala (OTG) atau orang terinfeksi, namun tidak merasakan simtom sama sekali.

Ia mengemukakan sebagian besar populasi adalah OTG. Mereka merasa sehat-sehat saja, sehingga beraktivitas biasa dan berpotensi menularkan ke orang lain.

"Kita diuntungkan dengan indeks UV yang tinggi karena virus akan mengalami inaktivasi sehingga jumlah orang terinfeksi tidak setinggi daerah subtropis dengan udara tercemar karena UV tidak berperanan secara nyata," tuturnya. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Deg-degan, Pose Gemas Tante Ernie yang Giat Olahraga

Bikin Deg-degan, Pose Gemas Tante Ernie yang Giat Olahraga

Video | Rabu, 20 Mei 2020 | 12:23 WIB

Sembuh Corona, Bayi Usia 2 Tahun di Bondowoso Kini Bisa Dipeluk Ibundanya

Sembuh Corona, Bayi Usia 2 Tahun di Bondowoso Kini Bisa Dipeluk Ibundanya

Jatim | Rabu, 20 Mei 2020 | 11:39 WIB

Ilmuwan Ragukan Vaksin Virus Corona Buatan Oxford?

Ilmuwan Ragukan Vaksin Virus Corona Buatan Oxford?

Tekno | Rabu, 20 Mei 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB