Ilmuwan Ragukan Vaksin Virus Corona Buatan Oxford?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 20 Mei 2020 | 12:00 WIB
Ilmuwan Ragukan Vaksin Virus Corona Buatan Oxford?
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan meragukan vaksin virus Corona (Covid-19) yang sedang dikembangkan oleh para peneliti University of Oxford, Inggris, dan menyebut bahwa hasil uji coba vaksin pada monyet hanya menawarkan perlindungan parsial.

Pemerintah menjanjikan dana 65,5 juta pound sterling untuk penelitian lanjutan dan mengumumkan telah mencapai kesepakatan lisensi global dengan farmasi AstraZeneca. Jika vaksin ini berhasil, itu akan siap hingga 30 juta dosis diproduksi pada September mendatang.

Uji coba manusia terhadap vaksin ChAdOx1 nCoV-19 sudah berlangsung, setelah uji coba pada tikus dan kera rhesus di Rocky Mountain Laboratory, Institut Nasional Kesehatan AS, dan hasilnya diumumkan kepada publik pada pekan lalu dalam cetakan pra-peer-review.

Para peneliti menemukan, satu dosis vaksin dapat mencegah enam monyet yang divaksinasi terserang radang paru-paru.

Beberapa ilmuwan yang tidak terlibat dalam penelitian ini menyambut hasil yang menjanjikan, tetapi yang lain juga dilanda kekhawatiran jika hasilnya direplikasi pada manusia, orang yang divaksinasi mungkin masih dapat menularkan Covid-19.

Profesor Jonathan Ball, seorang ahli virologi molekuler dari University of Nottingham mengatakan bahwa hasilnya memang "menggembirakan" tetapi juga "mengkhawatirkan" karena jumlah genom virus yang sama terdeteksi dalam hidung monyet yang divaksinasi dan tidak divaksinasi.

"Jika ini merupakan virus menular dan hal serupa terjadi pada manusia, maka orang yang divaksinasi masih dapat terinfeksi, menularkan sejumlah besar virus yang berpotensi menyebar ke orang lain di masyarakat," ucap Jonathan Ball, seperti dikutip dari Independent, Rabu (20/5/2020).

Profesor Imunologi dan Penyakit Menular di Universitas Edinburgh, Eleanor Riley, juga berpendapat serupa bahwa tingkat virus yang ditemukan di hidung monyet itu "mengkhawatirkan".

"Jika hasil serupa diperoleh pada manusia, vaksin kemungkinan akan memberikan perlindungan parsial terhadap penyakit pada penerima vaksin tetapi tidak akan mungkin mengurangi penularan di masyarakat luas," jelas Riley.

baca juga

Namun, Neeltje van Doremalen dari Rocky Mountain Laboratory, mengatakan bahwa monyet telah terkena viral load (pengukuran jumlah virus dalam suatu organisme, biasanya dalam aliran darah) lebih tinggi daripada kebanyakan manusia.

Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

"Saya pikir orang tidak menyadari betapa banyak virus yang kami tantang dan betapa menakjubkannya tidak melihat satu pun virus di paru-paru, setelah satu suntikan vaksin," kata Neeltje van Doremalen melalui cuitan di Twitter.

Ahli imunologi Florian Krammer juga mengatakan pendapat serupa dengan Neeltje van Doremalen.

Meski begitu, ada lebih banyak ilmuwan yang mengkhawatirkan efektivitas vaksin. Profesor Babak Javid, konsultan penyakit menular di Cambridge Univerity Hospitals, mengatakan bahwa tidak mungkin setiap vaksin Covid-19 potensial akan dapat menghentikan infeksi dan menawarkan perlindungan seumur hidup.

Profesor Stephen Evans dari London School of Hygiene dan Tropical Medicine juga mengatakan bahwa tidak ada kepastian apakah hasil uji vaksin pada monyet akan sama dengan manusia, dan itu sebabnya uji coba lebih lanjut pada manusia perlu dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang yang Pernah Flu, Lebih Kebal Terhadap Covid-19?

Orang yang Pernah Flu, Lebih Kebal Terhadap Covid-19?

Tekno | Rabu, 20 Mei 2020 | 08:00 WIB

Hasil Uji Coba Tahap I: Vaksin Latih Sistem Kekebalan Tubuh Lawan COVID-19

Hasil Uji Coba Tahap I: Vaksin Latih Sistem Kekebalan Tubuh Lawan COVID-19

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 19:06 WIB

Penanganan COVID-19, Ilmuwan Indonesia Merasa Tak Dilibatkan Pemerintah

Penanganan COVID-19, Ilmuwan Indonesia Merasa Tak Dilibatkan Pemerintah

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:04 WIB

Waduh! Matahari Masuki Periode Lockdown, Bisa Bikin Beku dan Gempa Bumi

Waduh! Matahari Masuki Periode Lockdown, Bisa Bikin Beku dan Gempa Bumi

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:30 WIB

Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia

Perusahaan Farmasi Ini Klaim Temukan Obat Virus Corona Pertama di Dunia

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 09:45 WIB

Misteri Galaksi X Akhirnya Terpecahkan, Begini Proses Terbentuknya

Misteri Galaksi X Akhirnya Terpecahkan, Begini Proses Terbentuknya

Tekno | Jum'at, 15 Mei 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×