Tak Patuh Karantina, Kaum Muda Brasil Tertinggi Meninggal karena Covid-19

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 22 Mei 2020 | 18:28 WIB
Tak Patuh Karantina, Kaum Muda Brasil Tertinggi Meninggal karena Covid-19
Bendera Brasil. (Foto: AFP)

Suara.com - Tak Patuh Karantina, Kaum Muda Brasil Tertinggi Meninggal karena Covid-19

Laporan terbaru kematian karena virus Corona di Brasil menunjukkan data berbeda dengan negara-negara lain.

Jika di negara lain hampir seluruh korban meninggal adalah lansia, di Brasil justru kaum muda yang paling banyak meninggal karena virus Corona.

Dilansir DW Indonesia, 69 persen kasus kematian di Brasil berasal dari pasien berusia 60 tahun ke atas. Hal ini jauh berbeda dengan Spanyol dan Italia yang mencatat statistik hingga 95 persen.

Perbedaan ini sebagian didorong oleh usia populasi secara keseluruhan: Hanya 13,6 persen populasi Brasil berusia 60 tahun atau lebih, dibandingkan dengan 25 persen di Spanyol dan 28 persen di Italia.

"Karena Brasil memiliki populasi yang lebih muda, itu normal untuk jumlah kasus menjadi lebih tinggi di bawah 60-an. Tapi itu juga karena kaum muda mengabaikan anjuran tetap di rumah," ujar Mauro Sanchez, seorang pakar epidemiologi dari Universitas Brasilia.

Tetapi data demografi saja tidak bisa dijadikan kesimpulan akhir.

"Kaum muda tidak merespons virus secara berbeda. Itu karena mereka lebih terekspos," papar Sanchez kepada kantor berita AFP.

Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di Brasil. (Shutterstock)

Hingga berita ini diturunkan sedikitnya 20.000 kasus kematian dilaporkan di sana.

baca juga

"Apa yang salah adalah bahwa banyak orang yang mengekspos diri mereka terhadap virus karena mereka tidak punya pilihan," tukasnya lagi.

Sekelompok ilmuwan memperkirakan bahwa kasus positif Covid-19 di Brasil bisa mencapai lebih dari 3,6 juta orang, 10 kali lipat dari angka resmi yang dilaporkan saat ini.

Kasus infeksi terbanyak diperkirakan terjadi pada kelompok usia 20 hingga 29 tahun dan 30 hingga 39 tahun, dengan masing-masing lebih dari 580.000 infeksi, dua kali lipat dari mereka yang berusia 60 hingga 69 tahun.

"Statistiknya mengkhawatirkan, karena kita dapat melihat bahwa akhir-akhir ini kaum muda tidak mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan," kata Patricia Canto, seorang ahli paru di Sekolah Nasional Kesehatan Masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain PCR dan Rapid Test, Virus Corona Bisa Dideteksi dengan Listrik

Selain PCR dan Rapid Test, Virus Corona Bisa Dideteksi dengan Listrik

Tekno | Jum'at, 22 Mei 2020 | 17:18 WIB

BIN Gelar Rapid Test Massal di Depok

BIN Gelar Rapid Test Massal di Depok

Foto | Jum'at, 22 Mei 2020 | 17:30 WIB

Peneliti China Kembangkan Obat untuk Hentikan Pandemi, Bahkan Tanpa Vaksin

Peneliti China Kembangkan Obat untuk Hentikan Pandemi, Bahkan Tanpa Vaksin

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 17:30 WIB

Terkini

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Demokrasi Tanpa Oposisi: Ujian Keterbukaan Pemerintah

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Kembangkan Potensi Alam, Potret Desa Karangjengkol Purbalingga Raih Indonesia Awards 2026

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Microsoft Ungkap Ancaman Siber di Era AI, Ini 5 Kebiasaan Digital yang Harus Diubah

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Malam Safi untuk Menyamarkan Tanda Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:43 WIB

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

RSUD Pasar Minggu Buka Pusat Kanker Terpadu untuk Pasien Lintas Daerah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:41 WIB

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×