Waspada, Obat dan Suplemen Tertentu Justru Dapat Merusak Fungsi Ginjal!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 23 Mei 2020 | 07:32 WIB
Waspada, Obat dan Suplemen Tertentu Justru Dapat Merusak Fungsi Ginjal!
Ilustrasi kesehatan ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Ginjal memiliki tugas penting dalam kesejahteraan hidup kita. Namun, ada beberapa faktor yang dapat merusaknya, termasuk konsumsi obat atau suplemen tertentu.

Ahli nefrologi Robert Heyka, MD, menjelaskan obat-obatan yang dijual bebas, resep umum dan suplemen gizi dapat memiliki efek serius pada fungsi ginjal.

Dilansir laman Cleveland Clinic, berikut beberapa obat yang memengaruhi fungsi dan kesehatan ginjal:

1. NSAID (Obat anti-inflamasi nonsteroid)

NSAID adalah obat yang sangat efektif untuk berbagai masalah medis. Namun, mengonsumsinya dapat memengaruhi ginjal, dan menyebabkan kerusakan, terutama jika Anda juga mengonsumsi diuretik atau pil air atau obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE).

Obat penghilang rasa sakit yang termasuk NSAID dan dijual bebas misalnya aspirin (Ascriptin, Bayer, Ecotrin), ibuprofen (Advil, Motrin), dan naproxen (Aleve).

Menggunakan obat-obatan ini dengan konsumsi kafein lebih lanjut dapat membahayakan ginjal. Saat meminum obat ini, pastikan untuk memeriksakan diri secara teratur jika memiliki gangguan fungsi ginjal.

ilustrasi obat-obatan terlarang. (Shutterstock)
ilustrasi obat-obatan (Shutterstock)

2. Antibiotik

Antibiotik tertentu dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal, jadi meminumnya dapat menambah ketegangan pada ginjal. Obat termasuk antibiotik antara lain penisilin, sefalosporin, dan sulfanomid.

baca juga

Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat melukai ginjal, bahkan jika Anda sehat. Bagi orang-orang yang ginjalnya tidak berfungsi 100%, antibiotik dapat menumpuk dan menyebabkan kerusakan.

Anda masih dapat menggunakan antibiotik apabila disesuaikan dengan tingkat fungsi ginjal Anda.

Ilustrasi suplemen kolagen. (Pixabay)
Ilustrasi suplemen. (Pixabay)

3. Suplemen makanan

Suplemen nutrisi atau herbal tertentu dikaitkan dengan kerusakan ginjal, bahkan di antara orang sehat. Jika ingin mengonsumsinya, pastikan konsultasikan dengan dokter.

Suplemen umumnya tidak diatur FDA (BPOM AS). Produsen tidak perlu membuktikan keamanan dalam penggunaannya, dan bahan-bahannya pun bervariasi.

Jika fungsi ginjal sudah berkurang atau berisiko terkena penyakit ginjal, sebaiknya jangan mengonsumsi suplemen makanan atau dosis vitamin di atas Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Hubungan Virus Corona Covid-19 dengan Cedera Ginjal Akut

Peneliti Temukan Hubungan Virus Corona Covid-19 dengan Cedera Ginjal Akut

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 13:30 WIB

Aneh tapi Nyata! Dokter Temukan Ada 3 Ginjal di Tubuh Lelaki Ini

Aneh tapi Nyata! Dokter Temukan Ada 3 Ginjal di Tubuh Lelaki Ini

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:10 WIB

Tak Hanya Paru-Paru, Covid-19 Juga Merusak Ginjal dan Berbagai Organ Lain

Tak Hanya Paru-Paru, Covid-19 Juga Merusak Ginjal dan Berbagai Organ Lain

Health | Minggu, 19 April 2020 | 08:11 WIB

Terkini

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:36 WIB

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:35 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

Vonis 10 Tahun Belum Final, Nadiem Makarim Akan Jalani Sidang Banding

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Purbaya Pastikan Ambil Alih Utang Kereta Cepat, Tinggal Tunggu Danantara

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:25 WIB

×