Kolesterol Tinggi Pasca Lebaran? Imbangi dengan Konsumsi 5 Makanan Ini

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 25 Mei 2020 | 11:30 WIB
Kolesterol Tinggi Pasca Lebaran? Imbangi dengan Konsumsi 5 Makanan Ini
Ilustrasi makanan sehat untuk mengendalikan kadar kolesterol. (Shutterstock)

2. Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.

Kebanyakan buah dan sayur mengandung sedikit atau bahkan tidak ada lemak dan juga rendah kalori.

Buah dan sayuran juga tinggi serat, dan beberapa jenis serat dapat membantu menurunkan kolesterol.

Buah dan sayuran. (shutterstock)
Buah dan sayuran. (shutterstock)

Serat membantu menghalangi sejumlah kolesterol agar tidak diserap dari usus ke dalam aliran darah.

Kacang polong, ubi jalar, terong, brokoli, apel, stroberi, dan prem merupakan pilihan yang baik untuk kolesterol.

Setidaknya konsumsi lima jenis buah dan sayuran dalam sehari.

Jus buah dan smoothie tanpa pemanis juga bisa dikinsumsi. Tetapi hanya direkomendasikan dalam satu porsi.

Karena kandungan gula dan asam yang tinggi di dalamnya dapat merusak gigi.

3. Kacang

Kacang adalah sumber lemak tak jenuh yang baik dan sedikit mengandung lemak jenuh.

Selain lemak, kacang juga mengandung protein, vitamin E, magnesium, dan potasium yang membantu menjaga kesehatan tubuh.

Ilustrasi kacang-kacangan. (Shutterstock)
Ilustrasi kacang-kacangan. (Shutterstock)

Disarankan untuk makan 30 gram kacang atau sekitar segenggaman tangan dalam satu hari.

Jenis kacang yang direkomendasikan, yaitu, Almond, Macadamias, kacang Brasil, kacang mete, Hazelnut, Pistachio, Kenari, Kacang Tanah, dan Pecan.

Selanjutnya: Oat, Gandum dan Kedelai ...

4. Oat dan Gandum

Oat dan gandum adalah biji-bijian yang kaya akan jenis serat yang disebut beta glucan.

Beta glukan mampu membentuk gel dan mengikat asam empedu yang kaya kolesterol di usus.

Ilustrasi gandum. (Shutterstock)
Ilustrasi gandum. (Shutterstock)

Ini membantu membatasi jumlah kolesterol yang diserap dari usus ke dalam darah Anda.

Sementara hati yang seharusnya mengambil lebih banyak kolesterol dari darah untuk membuat lebih banyak empedu. Tujuannya untuk menurunkan kolesterol darah.

5. Makanan dari kedelai

Kacang kedelai kaya dengan protein, vitamin dan mineral, juga rendah lemak jenuh.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi makanan dari keselai. (Sumber: Shutterstock)

Mengonsumsi kacang kedelai atau makanan olahan yang terbuat dari kedelai bisa jadi pengganti daging, produk susu full cream, dan makanan ringan yang tinggi lemak jenuh.

Disarankan untuk makan sekitar dua hingga tiga porsi kacang kedelai sehari atau 250 mililiter susu kedelai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Daging Ayam Juga Tingkatkan Kolesterol!

Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Daging Ayam Juga Tingkatkan Kolesterol!

Health | Minggu, 24 Mei 2020 | 07:57 WIB

Wajib Tahu, 7 Makanan Sehat untuk Jantung dan Kendalikan Kolesterol

Wajib Tahu, 7 Makanan Sehat untuk Jantung dan Kendalikan Kolesterol

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 19:06 WIB

Tinggi Kolesterol, Seberapa Banyak Orang Boleh Makan Telur Per Harinya?

Tinggi Kolesterol, Seberapa Banyak Orang Boleh Makan Telur Per Harinya?

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 18:42 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB