facebook

Tinggi Kolesterol, Seberapa Banyak Orang Boleh Makan Telur Per Harinya?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Tinggi Kolesterol, Seberapa Banyak Orang Boleh Makan Telur Per Harinya?
Ilustrasi telur. (Shutterstock)

Telur salah satu makanan kaya nutrisi tapi tinggi kolesterol, yang dikaitkan dengan sejumlah risiko masalah kesehatan.

Suara.com - Telur salah satu sumber energi dan protein tertinggi. Karena itu, telur selalu menjadi pilihan menu diet untuk menurunkan berat badan.

Selain tinggi protein, telur juga mengandung selenium, vitamin D, B6, B12 dan mineral seperti seng, besi dan tembaga.

Tetapi dilansir dari Times of India, kolesterol dalam telur seringkali menjadi permasalahan. Seorang dokter menyarankan agar seseorang tidak mengonsumsi lebih dari 300 mg kolesterol setiap harinya.

Sedangkan, telur mengandung 373 mg kolesterol. Jadi seberapa banyak Anda bisa makan telur setiap harinya?

Baca Juga: Virus Corona Covid-19 Bisa Pengaruhi Kesuburan Pria, Ini Kata Ahli!

Sebenarnya, kontroversi mengenai telur baik atau buruk untuk kesehatan jantung tidak perlu ditakutkan. Karena, para peneliti telah menemukan bahwa makan telur sehari tidak terkait dengan risiko penyakit jantung.

Studi dari McMaster University dan Hamilton Health Sciences dalam The American Journal of Clinical Nutrition telah menganalisis data dari 3 besar studi multinasional jangka panjang.

Ilustrasi Telur (Pixabay/emirkrasnic)
Ilustrasi Telur (Pixabay/emirkrasnic)

"Makan satu telur per hari tidak akan meningkatkan risiko kardiovaskular atau kematian. Meskipun seseorang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau diabetes," kata penulis studi pertama Mahshid Dehghan dari McMaster University di Kanada.

Mahshid Dehghan juga mengatakan tidak ada hubungan antara asupan telur per hari dengan kolesterol darah serta faktor risiko lainnya.

Meskipun telur merupakan sumber nutrisi penting, tetapi banyak ahli yang menyarankan untuk mengurangi konsumsi telur. Setidaknya, orang tidak mengonsumsi lebih dari 3 telur seminggu karena bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Perawatan Emsculpt seperti Ashraf Sinclair, Seberapa Amankah?

Studi sebelumnya juga sudah menganalisis tiga studi internasional oleh Population Health Research Institute (PHRI). Analisis ini meliputi 146 ribu orang yang mengonsumsi telur dari 21 negara dan 31 ribu pasien yang menderita penyakit pembuluh darah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar