Punya Kerabat Tunjukkan Gejala Skizofrenia? Ini yang Bisa Anda Lakukan

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 25 Mei 2020 | 17:20 WIB
Punya Kerabat Tunjukkan Gejala Skizofrenia? Ini yang Bisa Anda Lakukan
Ilustrasi gejala awal skizofrenia yang mungkin sering diabaikan. (shutterstock)

Suara.com - Orang dengan skizofrenia (ODS) umumnya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki gangguan mental tersebut.

Oleh karena itu, menjadi tugas orang-orang disekitarnya untuk membantu ODS menangani skizofrenia. 

Psikiater dari Rumah Sakit Siloam Bogor dr. Jiemi Ardian mengatakan, jika seseorang telah menunjukan gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater.

Ia menyarankan, saat ODS kambuh dengan kebiasaan buruknya sebaiknya direkam dalam video untuk ditunjukan kepada dokter.

Ilustrasi gangguan jiwa [shutterstock]
Ilustrasi skizofrenia, salah satu penyakit gangguan mental. [shutterstock]

"Gak perlu jelasin karena kelamaan, dia (ODS) mungkin gak paham kalau mengalami gangguan," kata Jiemi dalam siaran langsung di Instagram bersama akun Gumelar Gema, Minggu (24/5/2020).

Menurut Jiemi, ODS biasanya akan menjalani perawatan di rumah sakit selama satu hingga dua bulan. Setelah itu keadaan akan membaik dan diizinkan pulang. 

Namun, Jiemi menegaskan bahwa ODS tidak boleh berhenti atau mengurangi dosis obat tanpa anjuran dokter. 

"Yang boleh mengubah dosis obat hanya psikiater. Kalau bisa ajak ODS bekerja, itu baik. Karena skizofrenia bukan cap hidupnya selesai, tapi hidupnya perlu sosialisasi," tuturnya.

Pengobatan skizofrenia umumnya membutuhkan waktu yang lama. Di sanalah perlu adanya dukungan dari orang-orang terdekat untum mendampingi ODS.

baca juga

"Namanya support system, jadi harus beberapa orang. Kalau cuma sendiri gak kuat, capek," ucapnya.

Sebagai informasi, berdarkan Riskesdas tahun 2018 , proporsi gangguan jiwa berat di Indonesia mencapai 7 orang per 1000 penduduk sama atau sama dengan 1.855.000 orang mengalami gangguan jiwa berat atau skizofrenia.

Kemudian, sebanyak 14  persen dari penderita gangguan jiwa berat atau sejumlah 260.000 orang pernah mengalami pemasungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Ilusi dan Halusinasi, Ini Gejala yang Dialami Pengidap Skizofrenia

Tak Cuma Ilusi dan Halusinasi, Ini Gejala yang Dialami Pengidap Skizofrenia

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 10:45 WIB

Wajib Tahu, Ini Kesalahan Terbesar Saat WFH yang Ganggu Kesehatan Mental

Wajib Tahu, Ini Kesalahan Terbesar Saat WFH yang Ganggu Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 08:32 WIB

Ayah Kurung Putrinya di Kamar Selama 9 Tahun karena Skizofrenia

Ayah Kurung Putrinya di Kamar Selama 9 Tahun karena Skizofrenia

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 22:10 WIB

Ingin Tahu Apakah Anda Berisiko Gangguan Mental? Coba Tes Kepribadian Ini

Ingin Tahu Apakah Anda Berisiko Gangguan Mental? Coba Tes Kepribadian Ini

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2020 | 06:30 WIB

Terkini

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB