Array

Tak Cuma Ilusi dan Halusinasi, Ini Gejala yang Dialami Pengidap Skizofrenia

Senin, 25 Mei 2020 | 10:45 WIB
Tak Cuma Ilusi dan Halusinasi, Ini Gejala yang Dialami Pengidap Skizofrenia
Ilustrasi gangguan mental skizofrenia. [Shutterstock]

Suara.com - Tak Cuma Ilusi dan Halusinasi, Ini Gejala yang Dialami Pengidap Skizofrenia

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit gangguan mental yang cukup umum dialami oleh masyrakat. 

Sayangnya tidak banyak dari masyarakat yang benar-benar tahu, apa penyakit skizofrenia dan seperti apa gejalanya. 

Skizofrenia merupakan salah satu penyakit akibat gangguan pada otak. Gangguan itu yang menyebabkan orang dengan skizofrenia mengalami perubahan dalam pikiran, perasaan, dan perilaku.

Ilustrasi gejala awal skizofrenia yang mungkin sering diabaikan. (shutterstock)
Ilustrasi gejala awal skizofrenia yang mungkin sering diabaikan. (shutterstock)

Psikiater dari Rumah Sakit Siloam Bogor dr. Jiemi Ardian mengatakan bahwa pasien skizofrenia memiliki cara pandang realita yang berbeda dari orang normal.

"Cara orang yang tidak skizofrenia dengan orang skizofrenia mungkin akan sangat kontras. Mungkin juga gak terlalu kontras tapi ada perbedaan. Misalnya, saya diberi kue kaleng ini rasanya enak. Tapi orang skizofrenia bisa beranggapan 'jangan-jangan saya diberi kue ini karena mau diracun lalu uang saya diambil'. Curiga yang berlebihan," jelasnya dalam siaran langsung di Instagram bersama akun Gumelar Gema, Minggu (24/5/2020).

Selain curiga berlebihan, Jiemi menambahkan, pasien skizofrenia cenderung akan mengalami ilusi dan halunasi.

Sehingga kue kaleng yang didapatnya itu menurut persepsi orang skizofrenia bukan berbentuk makanan.

"Itu baru cara melihat realita belum cara berpikirnya. Arus berpikir, kecepatan berpikir orang skizofrenia itu juga berbeda. Perubahan perasaan juga berbeda," imbuhnya.

Baca Juga: Awas Kolesterol Naik Usai Lebaran, Ini 5 Cara Mengendalikannya

Jiemi menjelaskan bahwa skizofrenia bisa terjadi dengan tiga gejala. Yakni, gejala positif, negatif, dan kognitif.

Sikap curiga berlebihan, ilusi, dan halusinasi termasuk dalam gejala positif. Menurut Jiemi, perubahan perilaku itu terjadi secara perlahan namun terus berulang.

Selain itu, orang dengan skizofrenia juga berbicara dengan susunan kalimat yang sulit dimengerti.

"Gejala ini yang kelihatan sama orang lain," kata Jiemi.

Sebaliknya dengan gejala negatif. Ia menyampaikan bahwa gejala negatif skizofrenia lebih berat. Karena kerap kali tidak disadari orang-orang di sekitar pasien skizofrenia.

"Gejalanya, wajahnya tidak mampu mengekspresikan emosi, mulai sedikit bicara, kehilangan interest jadi tidak ingin ngapa-ngapin. Gejala ini mirip dengan depresi, gak minat apa-apa," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI