3 Tanda Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal yang Sering Terabaikan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 20:00 WIB
3 Tanda Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal yang Sering Terabaikan
Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker kulit biasanya berkembang di area yang terkespos matahari. Termasuk wajah, bibir, leher hingga tangan. Tanda kanker kulit yang paling dikenal adalah tahi lalat, namun tidak semua gejala mudah dikenali.

Kanker kulit karsinoma sel basal misalnya, dapat muncul pada kulit dengan cara yang berbeda. Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling sering berkembang pada area kulit yang terpapar sinar matahari.

Ini dianggap sebagai bentuk kanker kulit yang paling umum, tetapi tidak semua gejalanya mudah dikenali.

Dilansir dari Express yang mengutip Mayo Clinic, karsinoma sel basal dapat muncul dengan tanda sebagai berikut:

1. Benjolan seperti mutiara atau lilin
2. Lesi yang rata, berwarna seperti daging atau coklat seperti bekas luka
3. Luka pendarahan atau keropeng yang menyembuhkan dan kembali

Gejala-gejala ini mungkin keliru untuk kondisi lain yang kurang serius. Tetapi jika Anda mengalami salah satu dari ini, Anda harus selalu menghubungi dokter umum Anda untuk diperiksa.

Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)
Ilustrasi pemeriksaan kanker kulit. (Shutterstock)

Apa yang menyebabkan karsinoma sel basal?

Penyebab paling umum adalah paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari atau dari sunbeds.

The British Skin Foundation mengatakan karsinoma sel basal terutama menyerang orang dewasa yang berkulit putih, tetapi jenis kulit lainnya juga berisiko.

Orang-orang dengan risiko tertinggi mengembangkannya adalah:

1. Orang dengan kulit pucat yang mudah terbakar dan jarang berwarna cokelat (umumnya dengan rambut berwarna terang atau merah, meskipun beberapa mungkin memiliki rambut gelap tetapi masih memiliki kulit yang putih).

2. Mereka yang telah banyak terpapar sinar matahari, seperti orang-orang dengan hobi luar ruang atau pekerja luar, dan orang-orang yang telah tinggal di iklim cerah.

3. Orang-orang yang telah menggunakan ranjang berjemur atau secara teratur berjemur.

4. Orang yang sebelumnya memiliki karsinoma sel basal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dermatologi: Meski di Rumah, Pakai Sunscreen Setiap Hari adalah Hal Wajib

Dermatologi: Meski di Rumah, Pakai Sunscreen Setiap Hari adalah Hal Wajib

Health | Kamis, 02 April 2020 | 14:00 WIB

Duh, Penggunaan Bilik Disinfektan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Duh, Penggunaan Bilik Disinfektan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Health | Senin, 30 Maret 2020 | 13:55 WIB

Hits: Wanita Tinggi Langsing Risiko Endometriosis, Fakta Pandemi Mematikan

Hits: Wanita Tinggi Langsing Risiko Endometriosis, Fakta Pandemi Mematikan

Health | Sabtu, 14 Maret 2020 | 08:54 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB