CDC China: Pasar Basah Wuhan Hanya Dijadikan Kambing Hitam

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 28 Mei 2020 | 19:49 WIB
CDC China: Pasar Basah Wuhan Hanya Dijadikan Kambing Hitam
Pasar Huanan di Wuhan, China., tempat virus corona jenis baru dilaporkan muncul pertama kali. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Suara.com - Pasar basah Wuhan, China mulanya diyakini sebagai asal mula pandemi virus corona Covid-19. Tetapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengklaim bahwa keyakinan tersebut adalah salah.

"Pada awalnya, kami berasumsi pasar makanan laut mungkin memiliki virus, tetapi sekarang pasar lebih seperti jadi kambing hitam," kata George Gao Fu, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China pada Global Times, media pemerintah China.

Dilansir dari New York Post, Gao Fu menyarankan bahwa virus corona tersebut telah beredar beberapa saat sebelum wabah. Ia mengatakan, bahwa sampel yang dikumpulkan dari hewan di pasar pada awal Januari tidak menunjukkan jejak virus.

"Virus corona baru sudah ada jauh sebelumnya,” kata Gao.

Dia mengatakan lebih banyak waktu diperlukan sebelum para peneliti bisa sampai pada kesimpulan tentang sumber wabah.

“Novel virus corona menjungkirbalikkan apa yang diketahui orang dan banyak polanya di luar pengetahuan kita,” katanya.

Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)
Pasar Huanan, Wuhan, tempat pertama kali ditemukannya virus corona jenis baru yang menyebabkan 617 orang terkena pneumonia berat dan 17 di antaranya tewas. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Pasar Makanan Laut Huanan di kota itu telah diidentifikasi sebagai situs tempat manusia pertama yang mungkin terjangkit virus penyebab Covid-19.

China menolak seruan untuk mengizinkan pejabat kesehatan luar menyelidiki sumber wabah itu. Baru-baru ini, muncul gagasan penyelidikan yang hanya berfokus pada respons global dalam memerangi Covid-19.

Zhong Nashan, pakar pernapasan yang dikenal berperan dalam memerangi SARS bahkan menyatakan, bahwa virus corona mungkin pertama kali bukan dari Wuhan, China.

baca juga

Zhong menyatakan, bahwa kasus pertama di Wuhan, serta sebagian besar dari 1.099 kasus yang dirawat di kota itu tidak memiliki hubungan ke pasar sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita PDP Corona di Majalengka Meninggal Akibat Keracunan Makanan

Balita PDP Corona di Majalengka Meninggal Akibat Keracunan Makanan

Jabar | Kamis, 28 Mei 2020 | 18:38 WIB

Ini Alasan TGUPP Anies Tetap Dapat THR dan Tidak Dipotong di Tengah Pandemi

Ini Alasan TGUPP Anies Tetap Dapat THR dan Tidak Dipotong di Tengah Pandemi

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 18:32 WIB

Mobil Murah Ini Rilis di Tengah Wabah Corona, Harga Cuma Rp 50 Jutaan

Mobil Murah Ini Rilis di Tengah Wabah Corona, Harga Cuma Rp 50 Jutaan

Otomotif | Kamis, 28 Mei 2020 | 18:31 WIB

Terkini

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

Kritik Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Pakar UGM: Sudahlah, Jangan Tambah Masalah!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

Makanan Tak Boleh Terbuang! BGN Atur Distribusi MBG di Tengah PJJ Akibat Karhutla

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

Soroti Asap Lintas Negara, Hasto Sebut Karhutla Tamparan Bagi Wajah Politik Pemerintah

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

Panglima TNI Pimpin Sertijab: Maruli Simanjuntak dan Tandyo Budi Resmi Bertukar Jabatan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

Daftar dan Peran 5 Tersangka Kasus Korupsi Dana Siap Pakai BNPB

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Jadi Bos Dony Oskaria

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Mengapa Street Food Tetap Menjadi Salah Satu Segmen Kuliner yang Menjanjikan?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

Udara Jakarta Memburuk, Kasus ISPA Berpotensi Menanjak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Penangguhan Penahanan Richard Lee Dikabulkan, eks Hakim Agung Jadi Penjamin

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×