Benarkah Virus Corona Buatan Manusia? Studi Baru Ini Ungkap Faktanya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 29 Mei 2020 | 06:35 WIB
Benarkah Virus Corona Buatan Manusia? Studi Baru Ini Ungkap Faktanya
Ilustrasi Benarkah Virus Corona Buatan Manusia? Studi Baru Ini Ungkap Faktanya. (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Virus Corona Buatan Manusia? Studi Baru Ini Ungkap Faktanya

Sejak pandemi virus corona atau Covid-19 meluas, sempat ada anggapan bahwa virus ini merupakan buatan dan sengaja disebarkan.

Namun, sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine, tidak menemukan bukti bahwa virus itu dibuat di laboratorium atau direkayasa.

Penampakan Virus Corona baru atau COVID-19 [NIAID flickr].
Iustrasi Benarkah Virus Corona Buatan Manusia? Studi Baru Ini Ungkap Faktanya [NIAID flickr].

Tak lama setelah pecahnya strain novel coronavirus pada tanggal 31 Desember tahun lalu dan otoritas Cina memperingatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para ilmuwan China mengurutkan genom virus Covid-19 - bernama SARS-CoV-2 - dan membuat data tersedia untuk para peneliti di seluruh dunia.

Para peneliti di balik studi baru-baru ini, kemudian menganalisis data sekuens genom publik ini dari SARS-CoV-2, serta virus terkait, dan memfokuskan pada sejumlah fitur pengungkapan virus.

Hal itu dilakukan dengan harapan bisa menentukan asal dan evolusi. Dari hasil temuan itu mereka menyimpulkan bahwa itu adalah produk "evolusi alami".

"Dengan membandingkan data urutan genom yang tersedia untuk strain coronavirus yang diketahui, kita dapat dengan tegas menentukan bahwa SARS-CoV-2 berasal dari proses alami," kata Kristian Andersen, PhD, seorang profesor imunologi dan mikrobiologi di Scripps Research dan salah satu penulis penelitian.

Makalah yang berjudul Asal usul proksimal dari SARS-CoV-2, menjelaskan analisis templat genetik untuk protein lonjakan, atau protein membran virus yang bertanggung jawab untuk masuknya sel.

Para peneliti kemudian mempersempit fokus mereka lebih lanjut dengan memeriksa dua fitur signifikan dari protein lonjakan, yakni Domain pengikat reseptor (RBD): ini memiliki "pengait" yang mencengkeram sel host, dan Situs pembelahan: "can-opener" molekuler yang memungkinkan virus untuk membuka dan memasuki sel inang

baca juga

Mereka menyimpulkan bahwa karena protein lonjakan SARS-CoV-2 sangat efektif untuk mengikat sel manusia, itu tidak mungkin menjadi produk rekayasa genetika.

Para peneliti juga menemukan bahwa tulang punggung (struktur molekul keseluruhan) dari coronavirus baru kebanyakan menyerupai virus terkait yang ditemukan pada kelelawar dan trenggiling.

"Dua fitur virus ini, mutasi pada bagian RBD dari protein lonjakan dan tulang punggungnya yang berbeda, mengesampingkan manipulasi laboratorium sebagai potensi asal untuk SARS-CoV-2," kata Andersen, sekaligus menggugurkan spekulasi tentang rekayasa genetika yang disengaja. dari virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar: Asal Virus Corona Covid-19 Mungkin Bukan dari China

Pakar: Asal Virus Corona Covid-19 Mungkin Bukan dari China

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 17:30 WIB

Temuan Baru, Studi Sebut Virus Corona Bisa Menyerang Plasenta

Temuan Baru, Studi Sebut Virus Corona Bisa Menyerang Plasenta

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:50 WIB

Ngeri, Pertama Kali Virus Corona Covid Berisiko Sebabkan Tiroid

Ngeri, Pertama Kali Virus Corona Covid Berisiko Sebabkan Tiroid

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:25 WIB

Terkini

11 Ribu Personel Diketahkan dan 237 Kali Water Bombing, BNPB Ungkap Sulitnya Tangani Karhutla Sumsel

11 Ribu Personel Diketahkan dan 237 Kali Water Bombing, BNPB Ungkap Sulitnya Tangani Karhutla Sumsel

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:54 WIB

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 10:51 WIB

Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi

Viral Gadis Lampung Mengaku Jadi Korban Perdagangan Orang, Ini Penjelasan Polisi

Lampung | Selasa, 01 September 2026 | 10:49 WIB

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Sering Salah? Ini Aturan Urutan Operasi Hitung yang Benar, Perkalian atau Pembagian Dulu?

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 10:47 WIB

Lega Bisa Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Bongkar Borok FC Twente: Mereka Cuma Mau Untung

Lega Bisa Gabung SC Heerenveen, Mees Hilgers Bongkar Borok FC Twente: Mereka Cuma Mau Untung

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 10:46 WIB

Kala Cinta Datang, Haruskah Persahabatan Retak? Membaca Fly Him to the Moon

Kala Cinta Datang, Haruskah Persahabatan Retak? Membaca Fly Him to the Moon

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:45 WIB

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Mending Groupset Shimano atau SRAM? Kenali Bedanya Sebelum Merakit Sepeda

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:40 WIB

Cara Mencegah Flek Hitam Datang Lagi Setelah Berhasil Dihilangkan, Jangan Lupakan 7 Hal Ini

Cara Mencegah Flek Hitam Datang Lagi Setelah Berhasil Dihilangkan, Jangan Lupakan 7 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 10:39 WIB

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

8 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menhan Sjafrie Buka Suara

News | Selasa, 01 September 2026 | 10:37 WIB

Obrolan Tanpa Akhir dan Seni Jatuh Cinta dalam Film Before Sunrise

Obrolan Tanpa Akhir dan Seni Jatuh Cinta dalam Film Before Sunrise

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:37 WIB

×