Para Dokter Sebut Penarikan Diri AS dari WHO Bisa Ancam Kesehatan Global

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 01 Juni 2020 | 07:23 WIB
Para Dokter Sebut Penarikan Diri AS dari WHO Bisa Ancam Kesehatan Global
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam jumpa pers penanganan pandemi COVID-19 di Gedung Putih, Washington, 19 Mei 2020. [AFP]

Suara.com - Kelompok dokter Amerika menyatakan keberatan mereka pada keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sebab, keluarnya AS dari WHO disebut bisa membahayakan kesehatan global.

Dilansir dari CNN, kelompok dokter itu terdiri dari para dokterk penyakit menular, dokter anak, hingga dokter umum.

Menurut American Academy of Pediatrics, keputusan Trump juga bisa membahayakan anak-anak.

"Keputusan ini berisiko menyebabkan lonjakan kasus polio dan peningkatan kematian anak-anak akibat malaria, dan itu akan semakin menunda kampanye vaksinasi yang menyelamatkan jiwa," kata Mark Del Monte, CEO American Academy of Pediatrics.

"Menarik dukungan dari WHO tidak hanya membahayakan respons global terhadap Covid-19, tetapi juga melemahkan respons terhadap ancaman kesehatan besar lainnya yang berdampak pada anak-anak. American Academy of Pediatrics mendesak untuk mempertimbangkan kembali dan terus bekerja dengan WHO untuk memerangi Covid-19 dan meningkatkan kesehatan anak-anak secara global," tambahnya.

AS secara telah menjadi kontributor terbesar bagi WHO dengan dukungan dana 107 juta USD hingga 119 juta USD per tahun selama dekade terakhir. AS juga telah memberikan kontribusi tambahan sebanyak 400 juta USD per tahun.

Pada bulan April, Trump mengatakan AS akan menangguhkan kontribusi keuangan kepada WHO. Tetapi pengumuman pada Jumat (29/5/2020) itu akan memutuskan semua hubungan dan mengakhiri peran AS di WHO.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Menurut Presiden Asosiasi Medis Amerika Dr. Patrice Harris, keputusan Trump menarik diri dar WHO tidak memiliki tujuan logs.

"Tindakan tidak masuk akal, ini akan memiliki dampak yang signifikan dan berbahaya untuk sekarang dan jangka waktu ke depan, terutama karena WHO memimpin pengembangan vaksin dan obat-obatan di seluruh dunia untuk memerangi pandemi," kata Harris dalam sebuah pernyataan.

"Covid-19 memengaruhi kita semua dan tidak mengenal perbatasan, mengalahkannya mengharuskan adanya kerja sama global. Asosiasi Medis Amerika mendesak Presiden untuk berbalik arah dan tidak meninggalkan posisi kepemimpinan dalam perang global melawan Covid-19," tambahnya.

Mantan kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Dr. Thomas Frieden, juga mendesak AS untuk kembali pada WHO.

"Kami membantu menciptakan WHO. Kami adalah bagian dari itu. Itu adalah bagian dari dunia dan membelakangi WHO membuat AS dan dunia kurang aman," kata Frieden.

"Sekarang, China dan setiap negara lain di dunia akan memiliki hak veto di WHO, dan AS tidak akan. Ini akan membuat AS semakin rentan," kata Frieden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerusuhan di Minneapolis, Jurnalis Reuters Kena Tembak Polisi

Kerusuhan di Minneapolis, Jurnalis Reuters Kena Tembak Polisi

News | Senin, 01 Juni 2020 | 06:15 WIB

Salut, Chrissy Teigen Ingin Sumbang Rp2,9 Miliar Untuk Peserta Aksi di AS

Salut, Chrissy Teigen Ingin Sumbang Rp2,9 Miliar Untuk Peserta Aksi di AS

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2020 | 20:33 WIB

Kerusuhan Akibat Protes George Flyod Merajalela, AS Terapkan Jam Malam

Kerusuhan Akibat Protes George Flyod Merajalela, AS Terapkan Jam Malam

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 16:49 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB