Waspada! Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 01 Juni 2020 | 09:30 WIB
Waspada! Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental
Ilustrasi susah tidur, insomnia. (Shutterstock)

Suara.com - Insomnia adalah masalah umum di seluruh dunia. Menurut perkiraan, insomnia diyakini memengaruhi sekitar 33 persen dari populasi dunia, bahkan orang tanpa insomnia kronis sering kesulitan dengan tidur.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), sepertiga orang dewasa di AS melaporkan bahwa mereka tidak memiliki waktu tidur sesuai yang dianjurkan. Padahal, ada dampak potensial yang mungkin timbul dari kurang tidur pada kesehatan, termasuk kesehatan mental.

Dilansir dari Verry Well Mind, kurang tidur dapat membuat Anda merasa mudah tersinggung dan kelelahan dalam jangka pendek, tetapi juga dapat memiliki konsekuensi kesehatan jangka panjang yang serius juga.

Kurang tidur terkait dengan sejumlah konsekuensi kesehatan yang tidak menguntungkan termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan depresi.

Beberapa kondisi kejiwaan dapat menyebabkan masalah tidur dan gangguan tidur juga dapat memperburuk gejala dari banyak kondisi mental termasuk depresi, kecemasan, dan gangguan bipolar.

Penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara tidur dan kesehatan mental adalah kompleks. Sementara tidur telah lama dikenal sebagai konsekuensi dari banyak kondisi kejiwaan, pandangan yang lebih baru menunjukkan bahwa tidur juga dapat memainkan peran kausal dalam pengembangan dan pemeliharaan berbagai masalah kesehatan mental.

Dengan kata lain, masalah tidur dapat menyebabkan perubahan kesehatan mental dab kondisi kesehatan mental juga dapat memperburuk masalah dengan tidur.

Kurang tidur dapat memicu timbulnya kondisi psikologis tertentu, meskipun para peneliti tidak sepenuhnya yakin tentang alasan yang mendasari hal ini. Karena hubungan melingkar antara pola ndtidur dan kesehatan mental.

Melansir dari Verry Well Mind, insomnia dan masalah tidur lainnya dapat menjadi gejala depresi, tetapi baru-baru ini penelitian telah mengimplikasikan kurangnya tidur yang sebenarnya menyebabkan depresi.

baca juga

Satu analisis dari 21 studi yang berbeda menemukan bahwa orang yang mengalami insomnia memiliki risiko dua kali lipat mengalami depresi dibandingkan mereka yang tidak memiliki masalah tidur.

Ilustrasi lelaki yang mengalami insomnia. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki yang mengalami insomnia. (Shutterstock)

Selain itu, masalah tidur tampaknya menjadi faktor risiko untuk mengembangkan gangguan kecemasan. Satu studi menemukan bahwa masalah dengan tidur adalah prediktor untuk gangguan kecemasan umum pada anak-anak dan remaja antara usia 9 dan 16,4 tahun.

Mereka yang berjuang dengan masalah tidur lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi kecemasan, terutama jika masalah tidur mereka berkepanjangan.

Tidur yang berkurang juga dapat menyebabkan gejala mania atau hipomania. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan dalam siklus tidur memunculkan timbulnya hipomania pada 25 persen hingga 65 pesen dari partisipan.

Sementara itu, penelitian juga telah menemukan bahwa antara 25 persen dan 55 persen anak-anak yang menderita Attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) juga mengalami gangguan tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran William Khawatir Pandemi Berdampak Panjang Pada Kesehatan Mental

Pangeran William Khawatir Pandemi Berdampak Panjang Pada Kesehatan Mental

Lifestyle | Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:48 WIB

Efek Kesehatan Mental Anak setelah Pandemi Covid-19 Tak Bisa Diprediksi

Efek Kesehatan Mental Anak setelah Pandemi Covid-19 Tak Bisa Diprediksi

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:00 WIB

Ini 7 Tanda Kesehatan Mentalmu dalam Kondisi Prima

Ini 7 Tanda Kesehatan Mentalmu dalam Kondisi Prima

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

Polda Aceh Selidiki Kericuhan Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Masjid Raya Baiturrahman

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim

Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim

Batam | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:28 WIB

4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan

4 Rice Cooker 1,8 Liter Murah dengan Fitur Lengkap, Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:23 WIB

d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna

d'Alba White Truffle First Spray Serum untuk Kulit Apa? Ini Review Jujur Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Seribu Teman Kurang, Satu Musuh Kebanyakan: Buku Seni Menemukan Kawan dan Menumbuhkan Diri

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81

Sosok Caliya Azaria Ivana, Siswi SMAN 1 Palembang yang Jadi Pembawa Baki HUT RI ke-81

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:17 WIB

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Pesepak Bola Lee Kang In Gabung The Black Label, Siap Jajal Karier Hiburan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Festival Literasi Purworejo 2026: Dari Buku hingga Karya Seniman Lokal

Festival Literasi Purworejo 2026: Dari Buku hingga Karya Seniman Lokal

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×