Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:54 WIB
Dokter Italia Sebut Virus Corona akan Melemah, Begini Tanggapan WHO!
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus virus corona Covid-19 telah meningkat cepat di awal pandemi. Tetapi, virus corona Covid-19 ini mungkin akan semakin melemah seiring berjalannya waktu.

Seorang dokter di Italia mengklaim bahwa virus mematikan itu bisa sangat melemah dibandingkan dengan virus yang menyebar di seluruh dunia ketika awal pandemi.

Dr Alberto Zangrillo, Kepala Rumah Sakit San Raffaele Milan dilansir oleh Express, mengatakan virus ini sekarang jauh lebih mematikan di Italia.

Tapi, pasien yang baru terinfeksi menunjukkan gejala yang jauh lebih ringan dan jumlah virus dalam sistem tubuhnya yang menurun signifikan.

Sebuah teori ilmiah menunjukkan bahwa virus bisa menjadi lemah untuk bertahan hidup, karena virus telah membunuh atau melumpuhkan banyak inang manusia. Sehingga itu akan membatasi kapasitas virus menyebar.

Selama 7 hari terakhir, rata-rata jumlah kasus yang didiagnosis sebanyak 114 ribu di dunia. Bila dibandingkan dengan minggu pertama bulan Mei 2020, rata-rata jumlah kasus yang didiagnosis hanya 86 ribu.

Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Statistik didorong dengan cepat dengan memburuknya wabah yang terkena dampak di Amerika Selatan, India dan Rusia.

Matteo Bassetti, kepala penyakit menular di rumah sakit San Martino di kota Geneo menegaskan kembali pernyataan Dr Zangrillo. Menurutnya, kekuatan virus pada 2 bulan lalu tidak akan sama seperti sekarang.

Dr Donald Yealy, seorang peneliti di University of Pittsburgh Medical Center juga mengatakan dirinya peraya bahwa virus pasti berubah.

Beberapa pola menunjukkan bahwa virus melemah. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah pasien positif virus corona Covid-19 yang berkurang dan tak ada lagi yang memakai ventilator.

"Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak ada lagi di Italia. Kita harus kembali menjadi negara normal," kata Dr Zangrillo.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membantah bahwa virus corona Covid-19 bisa melemah.

"Dalam hal penularan, potensi virus corona tidak akan berubah. Begitu pula dalam tingkat keparahannya menginfeksi manusia," kata Maria Van Kerkhove, epidemiolog di WHO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Virus Corona, Dokter Justru Sarankan Jangan Pakai Sarung Tangan

Cegah Virus Corona, Dokter Justru Sarankan Jangan Pakai Sarung Tangan

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 13:08 WIB

Peneliti: Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona Covid-19 dalam 48 Jam

Peneliti: Obat Asam Lambung Bisa Atasi Virus Corona Covid-19 dalam 48 Jam

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 12:10 WIB

Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih

Demi Membunuh Virus Corona Covid-19, Banyak Orang AS Kumur Cairan Pemutih

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 11:41 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB