Ilmuwan Belum Yakin dengan Cara Kerja Ketamine sebagai Antidepresan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Senin, 08 Juni 2020 | 16:27 WIB
Ilmuwan Belum Yakin dengan Cara Kerja Ketamine sebagai Antidepresan
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Suara.com - Selama ini ketamine digunakan sebagai pengobatan cepat untuk depresi yang sulit diobati. Tetapi para ilmuwan mengaku tidak tahu persis bagaimana cara kerjanya.

Sebuah penelitian kecil menunjukkan, di antara efek lainnya, ketamine dapat mengaktifkan reseptor spesifik di otak yang berinteraksi dengan serotonin, zat kimia otak yang berhubungan dengan gangguan suasana hati.

Peneliti mengatakan, studi seperti ini harus melibatkan lebih dari 100 orang untuk menarik kesimpulan tentang bagaimana serotonin cocok dalam reaksi berantai kompleks yang dipicu oleh ketamine di otak.

Tetapi, penelitian hanya dilakukan pada 30 orang.

"Sayangnya, Anda tidak mendapatkan jawaban yang sangat jelas dengan studi yang sangat kecil," jelas Gerard Sanacora, Direktur Yale Depression Research Program.

Meski begitu, penelitian yang terbit dalam jurnal Translantioinal Psychiatry pada Senin (1/6/2020) pekan lalu ini dirancang secara baik dan menyediakan pertanyaan menarik untuk penelitian lebih lanjut, kata Sanacora kepada Live Science

ilustrasi obat-obatan terlarang. (Shutterstock)
ilustrasi obat-obatan (Shutterstock)

Dia mengklarifikasi bagaimana dan apakah efek antidepresan ketamine tergantung pada serotonin. Misalnya, para limuwan dapat mengembangkan obat baru yang berperilaku mirip dengan ketamine, tetapi meminimalisir risiko obat dan tidak menimbulkan efek kecanduan.

Sebelumnya, ketamine dikenal karena penggunaannya yang sah sebagai obat bius di rumah sakit. Tetapi beberapa oknum menyalahgunakannya sebagai 'obat diskotik' dengan istilah 'Special K' karena memiliki efek halusinasi pada kulit dan penglihatan.

Pada kulit, pasien akan merasa seperti ada semut yang merambat atau seperti diraba. Sementara pada penglihatan, pasien akan bisa melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat orang pada umumnya. Bisa juga pasien bicara tanpa kontrol sebagai efek penggunaan ketamine.

baca juga

Obat ini mendapatkan daya tarik dalam beberapa dekade terakhir sebagai cara baru untuk mengobati depresi.

Di Indonesia, ketamine termasuk obat dalam daftar G, yakni obat dengan resep dokter dan tidak dijual bebas. Ketamine umum digunakan sebagai anestesi atau pembiusan namun sudah jarang dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Sebabkan Stok Antidepresan Menurun di AS

Pandemi Covid-19 Sebabkan Stok Antidepresan Menurun di AS

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:53 WIB

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Permintaan Obat Antidepresan dan Anti-Kecemasan Meningkat Selama Pandemi

Health | Senin, 27 April 2020 | 08:15 WIB

Di AS, Ketamine Akhirnya Disetujui Jadi Obat Anti Depresi

Di AS, Ketamine Akhirnya Disetujui Jadi Obat Anti Depresi

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 16:34 WIB

Terkini

Ramalan Zodiak 15 Agustus 2026: Virgo Dapat Keberuntungan, Libra Perlu Menenangkan Hati

Ramalan Zodiak 15 Agustus 2026: Virgo Dapat Keberuntungan, Libra Perlu Menenangkan Hati

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:34 WIB

BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!

BMKG NTT: Kabar Gempa Susulan Besar Pukul 09.00 WITA Hoaks, Jangan Percaya!

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere

Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun

Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio

Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT

Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:00 WIB

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:56 WIB

×