Kepala BKKBN Minta Pengantin Baru Tunda Kehamilan 3 Bulan, Apa Pasal?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 09 Juni 2020 | 16:19 WIB
Kepala BKKBN Minta Pengantin Baru Tunda Kehamilan 3 Bulan, Apa Pasal?
Ilustrasi hamil (unsplash)

Suara.com - Dampak pandemi Covid-19 tidak hanya kesehatan dan sektor ekonomi, tapi juga ancaman pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali. 

Pasalnya, anjuran di rumah aja serta aturan work from home (WFH) secara tidak langsung telah menambah populasi.

Menurut data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terkini, setidaknya ada 400 ribu kasus kehamilan selama masa pandemi Covid-19.

Untuk itu, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, SP. OG meminta para pengantin baru untuk menunda memiliki anak paling sedikit 3 bulan setelah pernikahan.

"Memang kalau lihat perkawinan baru penting untuk diperhatikan. Kalau bisa kita menggerakkan orang-orang yang nikah yang baru aja mau hamil, kalau bisa ditunda sedikit 3 bulan," ujar dr. Hasto saat acara Webinar DKT Indonesia, Selasa (9/6/2020).

Ia khawatir perempuan yang hamil di masa pandemi akan lebih riskan mengalami masalah kehamilan seperti pendarahan yang bisa mempersulit kondisi si ibu itu sendiiri.

Apalagi saat pandemi fasilitas kesehatan dan dokter banyak tidak aktif dan sibuk mengatasi infeksi Covid-19.

"Agar nanti tidak jatuh kehamilan di masa pandemi, saya takut kalau ada kehamilan adanya pendarahan, karena abortus. 5 persen dari kehamilan bisa abortus, ini juga pelayanan belum tentu bisa aman, karena sekarang masa pandemi karena kesibukkanya luar biasa, klinik-klinik dan rumah sakit," terang dr. Hasto.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu juga menyoroti angka perkawinan baru di Indonesia setiap tahunnya sebanyak 2,6 juta, dan dalam satu tahun 80 persen dari mereka akan hamil

baca juga

"Sehingga kalau di Indonesia ada kelahiran 4,8 juta setahun maka hampir 2 jutanya berasal dari pasangan baru, karena pasangan baru itu gencar ingin hamil," ungkapnya.

"Maka kalau di bulan pertama-kedua, presentase kehamilan 15 persen sampai 20 persen, maka pertambahan kehamilan bisa sampai 370 ribu sampai 500 ribu," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Pasangan Putus KB Selama Pandemi, Angka Kehamilan Naik Tajam

Banyak Pasangan Putus KB Selama Pandemi, Angka Kehamilan Naik Tajam

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:15 WIB

KB Proaktif Saat Pandemi, Jogja Bagi Alat Kontrasepsi Langsung ke Akseptor

KB Proaktif Saat Pandemi, Jogja Bagi Alat Kontrasepsi Langsung ke Akseptor

Jogja | Minggu, 31 Mei 2020 | 12:11 WIB

Amerika Serikat Setujui Alat Kontrasepsi Baru yang Berbentuk Gel

Amerika Serikat Setujui Alat Kontrasepsi Baru yang Berbentuk Gel

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:53 WIB

Terkini

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:37 WIB

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:33 WIB

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:31 WIB

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×