WHO: Masker Kain yang Efektif Perlu Tiga Lapisan, Apa Saja Itu?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 09 Juni 2020 | 18:50 WIB
WHO: Masker Kain yang Efektif Perlu Tiga Lapisan, Apa Saja Itu?
Ilustrasi WHO: Masker Kain yang Efektif Perlu Tiga Lapisan, Apa Saja Itu? . [Shutterstock]

Suara.com - Masker kain, baik buatan sendiri atau dibeli di toko, bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, menurut penelitian baru yang menginformasikan pedoman terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam pedoman tersebut, WHO merinci jenis masker kain yang efektif. Demikian seperti dilansir dari Science Alert.

Masker itu harus memiliki tiga lapisan: lapisan dalam yang menyerap, lapisan tengah yang bertindak sebagai filter, dan lapisan luar yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap seperti poliester.

Ilustrasi mencuci masker kain. (Shutterstock)
Ilustrasi WHO: Masker Kain yang Efektif Perlu Tiga Lapisan, Apa Saja Itu? . (Shutterstock)

Lapisan-lapisan dalam urutan itu dapat "memberikan penghalang mekanistik," kata ahli epidemiologi Maria D. Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO tentang COVID-19, dalam konferensi pers media dari Jenewa, Jumat.

Selain itu, masker kain juga harus dibersihkan dan dikenakan dengan benar.

Menurut direktur jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tangan yang terkontaminasi dapat menginfeksi seseorang yang menyesuaikan maskernya atau sering kali memakai atau saat melepaskannya.

Khusus cara memakai dan membersihkannya akan dimasukkan dalam pedoman yang akan segera dirilis.

Pedoman yang diperbarui juga mendorong orang yang bekerja di pengaturan klinis di daerah dengan penularan virus corona yang luas untuk memakai masker medis - bahkan jika mereka tidak bekerja secara langsung dengan pasien Covid-19.

"Itu berarti misalnya, bahwa ketika seorang dokter sedang berjalan-jalan di unit perawatan kardiologi atau paliatif, di mana tidak ada pasien Covid-19 yang dikonfirmasi, mereka harus tetap memakai masker medis," kata Tedros.

baca juga

Mereka juga mengatakan bahwa, di daerah-daerah dengan transmisi lokal dan dalam pengaturan di mana jarak fisik sulit, seperti pada transportasi umum atau di toko grosir, pemerintah harus mendorong masyarakat untuk mengenakan masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marak Aksi Protes Antirasisme, WHO Ingkatkan Demonstran Gunakan Masker

Marak Aksi Protes Antirasisme, WHO Ingkatkan Demonstran Gunakan Masker

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:53 WIB

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Mengenal Hiperkapnia akibat Kelamaan Pakai Masker, Inilah Gejalanya

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 14:15 WIB

Penggunaan Masker Bisa Sebabkan Hiperkapnia, Ini Penjelasan Ahli

Penggunaan Masker Bisa Sebabkan Hiperkapnia, Ini Penjelasan Ahli

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 13:51 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Gak Mau Dibodohi Dua Kali, Sekali Dikhianati Langsung Menjauh

5 Zodiak yang Gak Mau Dibodohi Dua Kali, Sekali Dikhianati Langsung Menjauh

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 09:26 WIB

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Tak Sekadar Energi Bersih, Panas Bumi Punya Peluang Bisnis

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:24 WIB

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

Puntung Rokok Picu Kebakaran di Pulau Tidung

News | Jum'at, 11 September 2026 | 09:22 WIB

Heboh Patahan Gempa Aktif Membelah Surabaya, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Ini Faktanya

Heboh Patahan Gempa Aktif Membelah Surabaya, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Ini Faktanya

Jatim | Jum'at, 11 September 2026 | 09:22 WIB

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Yuni Kartika Soroti Potensi Atlet Putri di Audisi Umum PB Djarum 2026

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 09:21 WIB

Perbedaan Sunscreen Serum vs Sunscreen Cream, Mana yang Lebih Cepat Meresap?

Perbedaan Sunscreen Serum vs Sunscreen Cream, Mana yang Lebih Cepat Meresap?

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 09:20 WIB

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

DPR Desak Bea Cukai Bongkar Bos Rokok Ilegal, Jangan Cuma Kejar Pengecer

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Masih Anjlok di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

IHSG Masih Anjlok di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau Saham ASII

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 09:15 WIB

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 09:06 WIB

Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Dibangun Atas Dasar Keadilan

Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Dibangun Atas Dasar Keadilan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 08:58 WIB

×