Studi: Pola Makan dan Banyak Gerak Bisa Menurunkan Risiko Kanker

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 10 Juni 2020 | 11:07 WIB
Studi: Pola Makan dan Banyak Gerak Bisa Menurunkan Risiko Kanker
Ilustrasi sayuran. (khasiat.co.id)

Suara.com - Untuk mengurangi risiko kanker, mengonsumsi sayur dan biji-bijian utuh direkomendasikan untuk jadi menu harian Anda. Tak hanya makanan, banyak gerak dan olahraga juga sangat disarankan.

Rekomendasi tersebut mengacu pada laporan studi terbaru dari American Cancer Society yang terbit pada selasa (9/6/2020).

Dilansir dari CNN, The American Cancer Society secara berkala meninjau ilmu yang berkaitan dengan pola makan, olahraga, dan kanker.

Menurut para peneliti, pola makan yang menurunkan risiko kanker cukup baik adalah makan sayuran berwarna hijau gelap, merah, dan oranye. Kacang-kacangan juga menurunkan risiko kanker. Selain itu, buah dan biji-bijian utuh lebih baik daripada tepung atau olahan.

Olahraga jogging (Shutterstock)
Olahraga jogging (Shutterstock)

Sementara itu, makanan yang harus dihindari atau dibatasi adalah daging olahan atau daging merah, seperti steak.

Kurangi minum soda gula, jus dengan tambahan gula, dan cobalah untuk menghindari semua jenis makanan olahan.

"Sebaiknya jangan minum alkohol," kata para peneliti.

"Tidak ada satu makanan atau bahkan kelompok makanan yang cukup untuk menghilangkan risiko kanker sepenuhnya," kata Laura Makaroff, wakil presiden senior American Cancer Society untuk pencegahan dan deteksi dini.

"Bukti ilmiah saat ini dan yang terus berkembang mendukung pergeseran dari pendekatan nutrisi ke konsep pola makan yang lebih holistik. Bukti terus menunjukkan, bahwa pola makanan sehat terkait dengan mengurangi risiko kanker, terutama kanker kolorektal dan payudara," tambahnya.

Studi juga menyatakan, bahwa banyak gerak dengan berolahraga juga bisa membantu mengurangi risiko kanker.

Anda direkomendasikan untuk olahraga selama 150 hingga 300 menit dalam seminggu.

"Pedoman ini mendorong masyarakat untuk membuat sasaran gaya hidup sehat, menyarankan mereka menciptakan ruang bagi orang untuk keluar dan berolahraga serta membuat makanan terjangkau dan bergizi yang mudah tersedia," tulis para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cara Zee Zee Shahab Atasi Malas Berolahraga

Ini Cara Zee Zee Shahab Atasi Malas Berolahraga

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2020 | 08:35 WIB

Top 5 Olahraga: Manny Pacquiao Bantah Nyapres, Aib Mike Tyson

Top 5 Olahraga: Manny Pacquiao Bantah Nyapres, Aib Mike Tyson

Sport | Rabu, 10 Juni 2020 | 07:10 WIB

Dwayne Johnson Ditantang Petarung UFC, Rossi Selangkah Lagi ke Yamaha SRT

Dwayne Johnson Ditantang Petarung UFC, Rossi Selangkah Lagi ke Yamaha SRT

Sport | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB