Wajah Cantik vs Tubuh Seksi, Studi Ungkap Mana yang Lebih Dipilih Pria

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 11 Juni 2020 | 10:39 WIB
Wajah Cantik vs Tubuh Seksi, Studi Ungkap Mana yang Lebih Dipilih Pria
Ilustrasi pasangan romantis. (Shutterstock)

Suara.com - Ketertarikan setiap laki-laki terhadap perempuan memang berbeda. Beberapa laki-laki tertarik dengan karakter, sedangkan yang lainnya mungkin tertarik dengan kecantikan atau tubuh indah calon pasangan.

Ini adalah proses psikologis menarik yang ingin diteliti lebih lanjut oleh para peneliti Amerika. Jadi, mereka merancang sebuah studi yang menganalisis bagaimana manusia menukar satu karakteristik dengan karakteristik lain dalam hubungan romantis.

Peneliti menganalisis apa yang membuat laki-laki tertarik pada seorang perempuan.

Hasilnya, peneliti menemukan laki-laki lebih memilih pasangan dengan wajah menarik untuk hubungan jangka panjang. Sebaliknya, untuk hubungan jangka pendek lelaki lebih memilih tubuh yang menarik atau seksi.

Namun, hasil yang terakhir didasarkan pada sistem 'point budget'.

Ilustrasi pasangan kekasih berpelukan. (Unsplash/Candice Picard)
Ilustrasi pasangan kekasih berpelukan. (Unsplash/Candice Picard)

Sistem point budget yang dirancang Carin Perilloux dari Southwestern University di Texas dan Jaime Cloud dari Western Oregon University melihat sejumlah kecil poin yang dialokasikan untuk 250 peserta laki-laki dan perempuan.

Laki-laki dan perempuan ini ditugasi membayangkan (jika) mereka lajang, sebelum diberi kesempatan untuk merancang pasangan ideal dari lawan jenis.

Setiap responden diberi daftar ciri-ciri fisik yang separuhnya adalah wajah (mata, hidung, rambut, kulit, senyum) dan setengah lainnya terkait tubuh (tinggi, otot, ukuran payudara, ukuran dada, ukuran pinggang, ukuran pinggul).

Peserta kemudian diminta untuk memberikan masing-masing sifat ini nilai dari 0 hingga 10, tergantung pada apa yang paling mereka hargai.

Baik hubungan jangka pendek maupun jangka panjang, peserta pria memprioritaskan wajah yang menarik daripada tubuh seksi.

Satu-satunya skenario di mana tubuh mengungguli wajah adalah ketika peserta lelaki yang dialokasikan dengan point budget kecil diminta untuk mendesain padangan sempurna untuk hubungan jangka pendek.

Ilustrasi pasangan kekasih rayakan Valentine. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan kekasih[Shutterstock]

Dengan kata lain, lelaki dengan point budget lebih banyak masih memilih wajah yang menarik, bahkan untuk hubungan jangka pendek.

Para peneliti percaya bahwa pemilihan peserta lelaki dalam hubungan jangka panjang mencerminkan bagaimana kita secara tidak sadar menilai potensi reproduksi jangka panjang wanita.

Lebih khusus, potensi reproduksi jangka panjang wanita bisa dikomunikasikan dengan lebih baik melalui ciri-ciri wajah, yang mencakup corak kulit dan penuaan seperti kerutan, jika dibandingkan tubuh.

Ini, klaim para peneliti, itulah mengapa pria lebih suka wanita yang lebih menarik dari segi wajah untuk hubungan jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Muda Lagi Bikin Cemburuan ke Pasangan, Coba Tips dari Psikolog Ini

Tidak Muda Lagi Bikin Cemburuan ke Pasangan, Coba Tips dari Psikolog Ini

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2020 | 19:50 WIB

Ajak Mandi Bareng! 8 Cara Romantis Membangunkan Pasangan di Pagi Hari

Ajak Mandi Bareng! 8 Cara Romantis Membangunkan Pasangan di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2020 | 20:45 WIB

Pakar Sebut Hanya Ada 4 Jenis Pasangan di Dunia, Mana Tipemu?

Pakar Sebut Hanya Ada 4 Jenis Pasangan di Dunia, Mana Tipemu?

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:03 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB