Studi: Cokelat, Susu, Makanan Manis dan Berlemak Bisa Memicu Jerawat

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 11 Juni 2020 | 17:07 WIB
Studi: Cokelat, Susu, Makanan Manis dan Berlemak Bisa Memicu Jerawat
Ilustrasi jerawat bisa bikin jerawat muncul. (Shutterstock)

Suara.com - Cokelat, makanan manis, susu dan makanan berlemak lainnya bisa menimbulkan jerawat. Pernyataan tersebut dilaporkan dalam jurnal JAMA Dermatology yang terbit pada Rabu (10/6/2020).

"Ini adalah penelitian penting dan menambah bukti yang telah menemukan bahwa pola makan tertentu mungkin menjadi salah satu faktor pemicu jerawat bagi beberapa individu," kata dokter kulit bersertifikat Dr. Rajani Katta, juru bicara untuk American Academy of Dermatology yang tak terkait penelitian pada CNN.

"Studi saat ini mendukung dengan hubungan terkuat yang ditemukan antara jerawat dan konsumsi produk berlemak dan bergula. Minuman manis dan susu juga dikaitkan dengan jerawat saat ini pada orang dewasa, meskipun hubungannya kurang kuat," tambahnya.

Dilansir dari CNN, orang yang berjerawat mengkonsumsi lebih banyak susu, coklat, makanan ringan dan makanan cepat saji serta produk berlemak dan bergula. Mereka yang berjerawat juga makan lebih sedikit daging, ikan, sayuran, buah-buahan dan cokelat hitam (yang memiliki lebih sedikit susu).

Ilustrasi cokelat. (Pixabay/Congerdesign)
Ilustrasi cokelat. (Pixabay/Congerdesign)

Pada penelitian itu menyebutkan,  bahwa konsumsi susu, minuman manis termasuk minuman olahraga, makanan berlemak, dan bergula disebut secara independen terkait dengan jerawat.

Salah satu alasan makanan manis menyebabkan jerawat karena makanan bergula menyebabkan peningkatan kadar insulin, hormon, dan bahan kimia lain yang bersirkulasi yang menciptakan stres dan peradangan oksidatif yang dapat menyebabkan jerawat.

Studi baru ini adalah bagian dari penelitian yang sedang berkembang di mana mengubah pandangan ahli kulit tentang cokelat, gula, dan jerawat.

"Pemikiran kami saat ini tentang peran diet dan jerawat benar-benar telah mengalami perubahan yang signifikan dalam satu setengah dekade terakhir," kata Katta.

Ilustrasi mengurangi makanan manis. (Shutterstock)
Ilustrasi mengurangi makanan manis. (Shutterstock)

"Sebelumnya, jika seorang pasien bertanya tentang hubungan antara makanan dan jerawat, kebanyakan dokter kulit akan memberi tahu bahwa itu bukan faktor penting," katanya.

baca juga

"Ini terutama berdasarkan penelitian dari tahun 1960-an yang membandingkan cokelat batangan manis dengan batangan non-cokelat manis dan tidak menemukan perbedaan dalam jerawat," tambah Katta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Dibully karena Jerawat, Pria Ini Malah Jadi Model Produk Kecantikan

Dulu Dibully karena Jerawat, Pria Ini Malah Jadi Model Produk Kecantikan

Lifestyle | Selasa, 09 Juni 2020 | 09:00 WIB

Agar Tak Berjerawat, Ini Cara Pakai Make Up Saat Menggunakan Masker

Agar Tak Berjerawat, Ini Cara Pakai Make Up Saat Menggunakan Masker

Lifestyle | Minggu, 07 Juni 2020 | 18:41 WIB

Wajib Tahu! 10 Bahan Alami Ini Ampuh Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Wajib Tahu! 10 Bahan Alami Ini Ampuh Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2020 | 16:40 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×