Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 15 Juni 2020 | 11:10 WIB
Peneliti: Pakai Masker Lebih Efektif Mencegah Penularan Virus Corona
Ilustrasi Masker. (Pixabay.com/Vesna_Pixi)

Suara.com - Pemakaian masker wajah sempat disebut bisa memberikan rasa aman 'palsu' pada pemakainya di tengah pandemi virus corona Covid-19. Tapi, kini masker wajah justru dipercaya lebih bisa melindungi daripada menjaga jarak sosial.

Para ilmuwan menduga masker wajah kemungkinan besar lebih bisa melindungi diri dari penularan virus corona daripada mencuci tangan atau menjaga jarak sosial.

Orang-orang di Inggris sendiri diwajibkan memakai masker wajah ketika naik transportasi umum. Begitu pula petugas medis yang sangat diwajibkan memakai masker.

Sementara di beberapa tempat, pemakaian masker wajah tidak terlalu diwajibkan. Misalnya toko-toko, swalayan dan pub.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson pun mengatakan, aturan jarak sosial 2 meter akan mulai dilonggarkan pada awal Juli 2020 untuk membantu bisnis perhotelan kembali bangkit.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Anggota parlemen juga akan mengizinkan pub, restoran dan kafe untuk buka kembali sesuai aturan yang berlaku.

Tapi, bernyanyi dan berteriak di pub atau cafe yang berada di dalam ruangan tentu meningkatkan risiko penularan virus corona Covid-19.

Oleh karenanya, semua aktivitas itu akan dilarang ketika pembatasan sosial mulai dilonggarkan. Bahkan cafe juga dilarang memutar musik keras agar pelanggan tidak akan berbicara keras atau terlalu dekat dengan orang lain.

Karena itu, sekarang peneliti berpendapat bahwa pemakaian masker mungkin lebih berguna dalam melawan virus corona ketika pembatasan sosial dilonggarkan.

Mereka telah menemukan bukti bahwa pemakaian masker dan menjaga jarak sosial sangat kecil kemungkinannya terinfeksi virus corona.

Para peneliti pun berpendapat kalau pemakaian masker lebih efektif bagi orang yang bertugas di kapal. Mereka melaporkan awak kapal yang mengambil tindakan pencegahan berisiko lebih rendah terinfeksi virus corona daripada yang tidak.

Awak kapal yang mengenakan masker wajah hanya berisiko 55,8 persen terinfeksi virus corona. Sedangkan, lainnya yang tidak memakai masker berisiko 80,8 persen terinfeksi virus corona.

Para peneliti juga menemukan pemakaian masker wajah lebih efektif daripada mencuci tangan pakai sabun dan air. Karena itu, semua orang disarankan memakai masker.

"Studi ini menambah bukti kalau pemakaian masker di ruang tertutup yang sulit menerapkan jarak sosial lebih efektif," kata Trish Greenhalgh, seorang profesor ilmu kesehatan perawatan primer di Universitas Oxford, dikutip dari The Sun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekankan Pentingnya Pakai Masker, Peneliti Sebut Bisa Cegah 66 Ribu Kasus!

Tekankan Pentingnya Pakai Masker, Peneliti Sebut Bisa Cegah 66 Ribu Kasus!

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 19:38 WIB

Efek Ketiduran saat Pakai Sheet Mask, Maskernya Jadi Kayak Topeng Alien

Efek Ketiduran saat Pakai Sheet Mask, Maskernya Jadi Kayak Topeng Alien

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2020 | 10:25 WIB

Waspada Bahaya Sampah Masker dan Sarung Tangan Merajalela

Waspada Bahaya Sampah Masker dan Sarung Tangan Merajalela

Video | Senin, 15 Juni 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB