Merawat Rambut Kemaluan Vagina, Lebih Baik Dicukur atau Tidak?

Bimo Aria Fundrika | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2020 | 22:25 WIB
Merawat Rambut Kemaluan Vagina, Lebih Baik Dicukur atau Tidak?
Ilustrasi Merawat Rambut Kemaluan Vagina, Lebih Baik Dicukur atau Tidak? (Shutterstock)

Suara.com - Tiap perempuan memiliki preferensi sendiri soal merawat rambut kemaluan vagina mereka. Ada yang memilih dicukur, ada yang tidak, ada yang memilih waxing.

Namun perawatan mana yang lebih sehat? Sebuah studi baru-baru ini menyimpulkan bahwa tidak dicukur atau semakin banyak rambut yang ada, akan lebih baik dan sehat.

Para peneliti studi tersebut menyurvei lebih dari 7.500 lelaki dan perempuan mengenai perawatan rambut kemaluan mereka.

Mereka menemukan bahwa tipe perawatan apapun bisa terkait dengan risiko infeksi menular seksual lebih tinggi, seperti herpes, HPV, gonorrhea, dan klamidia.

Ilustrasi: Merawat Rambut Kemaluan Vagina, Lebih Baik Dicukur atau Tidak? (Shutterstock)

Sementara, menurut pakar, membiarkan rambut kemaluan apa adanya adalah perawatan terbaik dan paling sehat bagi vagina.

"Rambut kemaluan ada untuk melindungi kulit di sekitar area kewanitaan Anda karena kulit tersebut sangat sensitif," kata Donnica Moore, MD, ginekolog asal New Jersey, dikutip dari Health.

Dr Moore mengatakan bahwa semakin lebat rambut kemaluan bertindak sebagai pelindung dari iritasi dan infeksi saat menggosok benda lain seperti kain dan permukaan, misalnya celana dalam ketat atau lembab.

Mary Jane Minkin, profesor obgyn klinis di Yale Schoold of Medicine, menyebut masih belum ada riset yang bisa diandalkan mengenai perawatan rambut kemaluan mana yang lebih sehat.

Walaupun begitu, ia mengatakan rambut kemaluan seharusnya dibiarkan apa adanya secara alamiah. Rambut kemaluan mencegah gesekan dan menjauhkan kotoran dari vagina Anda, inilah alasan mengapa mereka ada.

Di sisi lain, membiarkan rambut kemaluan tetap lebat juga rentan berisiko menjadi rumah kutu. Oleh karena itu, pilihan paling aman adalah merapikannya menggunakan gunting rambut atau menggunakan pencukur baru yang bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vagina Basah, Benarkah Tanda Perempuan Terangsang?

Vagina Basah, Benarkah Tanda Perempuan Terangsang?

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 22:25 WIB

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Ingin Miss V Tetap Awet Muda? Jangan Lakukan 7 Hal Ini ke Vagina Anda

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 22:05 WIB

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Tanyakan Penyebab Vagina Berdenyut, Netizen: Sex Education yang Benar

Jogja | Jum'at, 12 Juni 2020 | 08:41 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB