Dinilai Palsu dan Cacat, Ilmuwan Dunia Kritik Makalah soal Pemakaian Masker

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 21 Juni 2020 | 18:10 WIB
Dinilai Palsu dan Cacat, Ilmuwan Dunia Kritik Makalah soal Pemakaian Masker
Warga menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Minggu (6/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Lebih dari 40 ilmuwan, termasuk ahli epidemiologi terkemuka yang mempelajari Covid-19, meminta jurnal top menarik kembali sebuah makalah tentang pemakaian masker dari ahli kimia pemenang Hadiah Nobel.

Makalah tersebut mengklaim memakai masker adalah faktor penting dalam memperlambat penyebaran virus corona, membuat peran penting langkah-langkah jarak fisik atau physycal distancing berkurang.

Para ilmuwan yang mengirim surat kepada jurnal PNAS pada Kamis (18/6/2020) lalu menuduh makalah tersebut berdasarkan pernyataan yang salah dan analisis statistik cacat.

Dikhawatirkan hal itu justru mendorong masyarakat mengambil risiko dengan berkumpul karena percaya memakai masker sudah cukup melindungi dari penularan virus corona.

"Salah satu hal yang benar-benar kita khawatirkan adalah orang akan mendasarkan tindakan mereka pada makalah," ujar Noah Haber, peneliti pascadoktoral di Universitas Stanford yang membantu mengatur penandatanganan surat ini.

Ilustrasi mencuci masker kain. (Shutterstock)
Ilustrasi masker kain. (Shutterstock)

Dilansir Buzzfeed, makalah ini terbit pada 11 Juni di PNAS, jurnal unggulan dari National Academy of Sciences bergengsi, oleh para peneliti termasuk Mario Molina dari University of California, San Diego.

Molina merupakan ahli kimia atmosfer yang mendapat Hadiah Nobel Kimia pada 1995 untuk penelitiannya.

Makalah Molina ini mengklaim transmisi di udara melalui tetesan mikroskopis adalah cara paling banyak virus corona menyebar. Tim Molina juga memperkirakan aturan pemakaian masker mencegah setidaknya 66.000 infeksi virus corona di New York City antara 17 April hingga 9 Mei, dan 78.000 infeksi di Italia antara 6 April hingga 9 Mei.

Tak satu pun dari kesimpulan itu dibenarkan oleh bukti, kata ilmuwan yang mengkritik. Namun, temuan itu dibagikan secara luas di media sosial dan diliput secara tidak kritis oleh beberapa kantor berita besar.

baca juga

"Ada begitu banyak kesalahan dan masalah dalam makalah itu sehingga hampir tampak sulit untuk mengetahui dari mana harus memulai (kritiknya)," tutur Kate Grabowski, ahli epidemiologi di Universitas Johns Hopkins.

Ilustrasi pria menggunakan masker (Pixabay/OrnaW)
Ilustrasi pria menggunakan masker (Pixabay/OrnaW)

Pada 12 Juni lalu, Grabowski mengunggah empat ilmuwan dari 2019 Novel Coronavirus Research Compendium, sebuah kelompok ahli yang dibentuk di Johns Hopkins untuk memberikan penilaian penelitian baru tentang virus, telah meninjau kertas dan setuju bahwa itu harus ditarik kembali.

"Mengingat ruang lingkup dan tingkat keparahan masalah yang kami sajikan, dan dampak publiknya terlalu besar dan mendesak, kami meminta agar Editor PNAS segera menarik makalah ini," tulis ilmuwan dalam surat kepada PNAS.

Masalah terbesar dalam makalah, menurut Grabowski, adalah kesimpulannya tentang efektivitas memakai masker, dibandingkan dengan langkah-langkah lain untuk memperlambat penyebaran virus, didasarkan pada pernyataan palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mencegah Jerawat Gara-Gara Masker ala Perempuan Korea

Tips Mencegah Jerawat Gara-Gara Masker ala Perempuan Korea

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2020 | 14:23 WIB

Agar Anak Semangat Pakai Masker, Pilih Masker dengan Motif Menggemaskan

Agar Anak Semangat Pakai Masker, Pilih Masker dengan Motif Menggemaskan

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2020 | 12:11 WIB

Studi: Jika Semua Orang Memakai Masker, Risiko Gelombang Kedua Kecil

Studi: Jika Semua Orang Memakai Masker, Risiko Gelombang Kedua Kecil

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:11 WIB

Terkini

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

Pekan Lalu KPK Mangkir, Sidang Praperadilan Silmy Karim Kembali Digelar Hari Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 08:07 WIB

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Kepercayaan dan Kolaborasi Jadi Fondasi Utama Dunia Kerja

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:02 WIB

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

Sudah 5 Kali Beraksi! Dua Pengedar 62,5 Kg Ganja Ditangkap di Petamburan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:53 WIB

Wake Me Up When September Ends

Wake Me Up When September Ends

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:45 WIB

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

×