Bahaya Tenggak Alkohol Oplosan, Bisa Bikin Buta Mendadak!

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Sabtu, 02 Mei 2020 | 04:00 WIB
Bahaya Tenggak Alkohol Oplosan, Bisa Bikin Buta Mendadak!
Ilustrasi alkohol oplosan [Shutterstock/pzAxe]

Suara.com - Bahaya Tenggak Alkohol Oplosan, Bisa Bikin Buta Mendadak

Banyak orang sering tidak sadar betapa bahayanya menenggak alkohol oplosan. Mayoritas dari mereka hanya mencari sensasi yang timbul dari minuman oplosan tersebut tanpa tahu risiko yang ditimbulkan.

Padahal, seseorang bisa mengalami kerusakan mata permanen bahkan bisa buta hanya karena minum alkohol oplosan. Kerusakan mata itu disebabkan aktifnya kandungan metanol karena alkohol yang dicampur dengan berbagai cairan lain.

"Alkohol 70 persen ke atas atau dicampur dengan cairan yang mengandung metanol itu diketahui memiliki efek racun pada saraf optik. Yaitu saraf yang menghubungkan antara mata ke otak," kata Dokter mata dari rumah sakit JEC Eye Valenchia dalam live Instagram akun @jeceyehospital, Kamis (30/4/2020).

Ilustrasi pria sakit mata. (Unsplash/christopher lemercier)
Ilustrasi kehilangan penglihatan. (Unsplash/christopher lemercier)

Ia menjelaskan, alkohol oplosan bisa membuat mata yang semula sehat, tidak ada katarak maupun glukoma tapi membuat kornea tiba-tiba menjadi tak berfungsi.

Hal itu disebabkan saraf untuk mengubah cahaya menjadi listrik tidak lagi berfungsi dan membuat mata tak bisa melihat.

Kondisi itu terjadi di kedua mata dan biasanya langsung menjadi parah, kata Valenchia.

"Dari tadinya bisa melihat bagus jadi cuma jarak satu meter atau hanya lambaian tangan. Jadi sangat tidak diperbolehkan untuk minum alkohol oplosan. Alkohol yang dicampur-campur sehingga mengubah kandungannya. Mungkin dicampur alkohol cuci tangan yang 70 atau 90 persen, mungkin sensasi fly nya beda," paparnya.

Kerusakan yang terjadi akan bersifat permanen. Selain itu, efek negatif akan langsung berlangsung cepat antara satu hingga dua jam pasca minum.

baca juga

Menurut Valenchia, sebenarnya ada kemungkinan untuk diselamatkan jika mendapat pertolongan cepat dengan cuci darah. Namun biasanya, peminum alkohol oplosan sudah dalam keadaan koma saat dibawa ke rumah sakit.

"Setelah sadar baru dicek sudah engga bisa lihat (buta). Mungkin itu udah lewat fase waktu emasnya, biasanya di bawah 4-6 jam," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikira Bisa Matikan Virus Corona, 728 Warga Iran Tewas Keracunan Alkohol

Dikira Bisa Matikan Virus Corona, 728 Warga Iran Tewas Keracunan Alkohol

News | Selasa, 28 April 2020 | 07:59 WIB

Dokter: Waspada Hand Sanitizer dengan Kandungan Alkohol Terlalu Tinggi

Dokter: Waspada Hand Sanitizer dengan Kandungan Alkohol Terlalu Tinggi

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2020 | 05:17 WIB

Dikira Kena Corona, 3 Warga Bekasi Ternyata Tewas Usai Pesta Oplosan

Dikira Kena Corona, 3 Warga Bekasi Ternyata Tewas Usai Pesta Oplosan

Jabar | Senin, 06 April 2020 | 19:11 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×