Jessica Iskandar Berisiko Kena Penyakit Kelenjar Tiroid, Apa itu?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 23 Juni 2020 | 13:27 WIB
Jessica Iskandar Berisiko Kena Penyakit Kelenjar Tiroid, Apa itu?
Ilustrasi Jessica Iskandar. [Instagram/@inijedar]

Suara.com - Artis Jessica Iskandar baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya berisiko mengalami penyakit kelenjar tiroid.

Kabar kurang mengenakkan itu diungkapkan olehnya pada video YouTube YouTubenya 'Cape : Ada Apa Dengan Jedar? Kita Doain Aja Yang Terbaik' yang dikutip Senin (22/6/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, calon istri Richard Kyle itu diduga menderita penyakit kelenjar tiroid. Nantinya hasil akhir dari pemeriksaan akan keluar dalam 9 hari ke depan.

Lantas, penyakit apa kelenjar tiroid itu?

Jessica Iskandar [Suara.com/Yuli]
Jessica Iskandar [Suara.com/Yuli]

Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan Indonesia, kelenjar tiroid ialah organ yang terletak di bawah jakun, berbentuk seperti kupu-kupu.

Kelenjar yang juga dikenal sebagai kelenjar gondok ini bertanggung jawab untuk melepaskan dua hormon utama, yaitu triiodothyronine (T3) dan thyroxine (T4). Hormon-hormon ini melaksanakan fungsinya untuk membantu mengendalikan metabolisme dalam tubuh.

Umumnya, jenis penyakit tiroid ini dapat dikategorikan ke dalam beberapa jenis, di antaranya ialah Hipotiroidisme yang merupakan kondisi terlalu sedikitnya hormon tiroksin yang diproduksi oleh kelenjar tiroid sehingga tubuh mengalami defisiensi.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita (terutama lansia) dan memiliki gejala-gejala umum seperti sembelit, kulit kering, kelelahan, kenaikan berat badan tanpa sebab jelas, serta lebih sensitif terhadap hawa dingin.

Kemudian, ada juga Hipertiroidisme. Penyakit ini terjadi saat kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang berlebihan dalam tubuh.

Baca Juga: Ribut, Kontak Jessica Iskandar Tak Ada Namanya di HP Nagita Slavina

Penyakit ini umumnya ditandai dengan detak jantung yang cepat atau tidak beraturan, penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba meski nafsu makan meningkat, berkeringat, gugup, serta cemas.

Selanjutnya ada juga penyakit gondok yang merupakan pembengkakan kelenjar tiroid yang umumnya menyebabkan benjolan pada leher.

Selain benjolan yang menjadi gejala utamanya, penderita penyakit ini juga bisa mengalami perubahan suara, kesulitan bernapas dan menelan, serta rasa sesak pada tenggorokan.

Kemudian ada juga Nodul tiroid yang merupakan benjolan padat atau berisi air yang timbul dalam kelenjar tiroid. Benjolan ini dapat berupa tumor jinak atau kista.

Nodul tiroid jarang menyebabkan gejala tertentu sehingga umumnya hanya terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan umum.

Namun jika nodul yang tumbuh cukup besar, kondisi ini bisa menyebabkan kesulitan bernapas, kesulitan menelan dan rasa sakit pada tenggorokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI