Rahasia Panjang Umur, Tambahkan Minyak Zaitun ke Dalam Makanan

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2020 | 19:55 WIB
Rahasia Panjang Umur, Tambahkan Minyak Zaitun ke Dalam Makanan
Ilustrasi minyak zaitun (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Minyak zaitun adalah bagian penting dari diet Mediterania. Minyak zaitun memberikan lemak sehat untuk membuat makanan lebih menyehatkan untuk jantung. Biasanya, minyak zaitun ditambahkan di atas salad dan pasta, serta digunakan sebagai bumbu untuk sayuran dan daging.

Hingga 73 persen kandungan minyak zaitun terdiri dari lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat, sedangkan sisanya mengandung lemak jenuh dan tak jenuh ganda. Vitamin E dan K, meskipun ada dalam jumlah kecil, bermanfaat dalam mengurangi peradangan dan menurunkan kadar kolesterol.

Selama metode konvensional mengekstraksi minyak alami ini dengan menekan buah zaitun dari pohon zaitun, dihasilkan limbah industri yang disebut orujo. Sebuah studi pendahuluan baru-baru ini menyelidiki potensi orujo sebagai makanan bergizi yang mencegah sindrom metabolik, sekelompok penyakit yang meliputi obesitas, diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Dilansir dari Medical Daily, hasil penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menunjukan bahwa minyak zaitun menurunkan penanda inflamasi untuk obesitas dan komplikasi pembuluh darah pada tikus, sehingga meningkatkan harapan hidup.

Departemen Farmakologi, Pediatri dan Radiologi di University of Seville dan Dr. Rosalía Rodríguez-Rodríguez dari International University of Catalonia bekerja sama dalam proyek ini.

Percobaan dilakukan pada tikus selama 10 minggu, yang diberi makan dua jenis makanan. Separuh tikus diberi diet tinggi lemak jenuh, sementara separuh lainnya diberi makanan yang sama, kecuali minyak zaitun orujo.

Setelah masa studi berakhir, tikus yang ditambahkan minyak zaitun orujo ke dalam makanan mengurangi 30 persen dari beratnya dibandingkan dengan kelompok yang hanya mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Orujo adalah produk yang diremehkan tetapi memiliki molekul bioaktif dengan potensi obat yang disebut asam triterpenik, kata para peneliti.

“Hasilnya menunjukkan bahwa tikus yang obesitas, ketika beralih ke diet ini selama 10 minggu, menunjukkan penurunan berat badan yang signifikan, resistensi insulin, peradangan jaringan adiposa, dan khususnya peningkatan fungsi vaskular meskipun asupan kalori tinggi. Studi ini mengungkapkan potensi makanan fungsional berdasarkan minyak zaitun pomace dan fraksi triterpenik terhadap perkembangan obesitas. Data kami juga berkontribusi untuk memahami efek mempromosikan kesehatan yang disebabkan oleh diet Mediterania,” demikian para peneliti menyimpulkan.

"Namun, sebelum dapat membangun potensi terapeutik dari molekul-molekul ini, uji klinis terkontrol harus dilakukan sehingga dapat mencapai kesimpulan tentang tindakan pada manusia dan dampak pada kesehatan," tambah para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Minyak Zaitun untuk Masak, Ini Manfaatnya pada Penderita Diabetes!

Pakai Minyak Zaitun untuk Masak, Ini Manfaatnya pada Penderita Diabetes!

Health | Sabtu, 20 Juni 2020 | 09:21 WIB

Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19, Cobalah Diet Pakai Minyak Zaitun

Ringankan Gejala Virus Corona Covid-19, Cobalah Diet Pakai Minyak Zaitun

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 16:28 WIB

Setengah Sendok Makan Minyak Zaitun Setiap Hari Baik untuk Jantung

Setengah Sendok Makan Minyak Zaitun Setiap Hari Baik untuk Jantung

Health | Minggu, 08 Maret 2020 | 10:58 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB