CDC: Perempuan Hamil Lebih Berisiko Alami Keparahan Akibat Covid-19

Silfa Humairah Utami, Fita Nofiana

Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:00 WIB
CDC: Perempuan Hamil Lebih Berisiko Alami Keparahan Akibat Covid-19
Ilustrasi ibu hamil sesak napas. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Perempuan hamil mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalmi gejala yang parah dari Covid-19. Hal tersebut dinyatakan dalam laporan baru  Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) Kamis (25/6/2020).

Dilansir dari CNN, perempuan hamil yang terinfeksi lebih mungkin dirawat di rumah sakit, dirawat di unit perawatan intensif, dan memakai ventilator.

"Meskipun saat ini tidak ada data yang menunjukkan bahwa Covid-19 mempengaruhi orang hamil secara berbeda dari yang lain, kita tahu bahwa orang hamil memiliki risiko lebih besar sakit akibat virus pernapasan lain daripada orang yang tidak hamil," tulis CDC di laman resmi mereka.

Sekarang laporan Jurnal MMWR baru telah memberikan data, tetapi ada beberapa batasan penting.

"Laporan baru ini termasuk kelompok wanita hamil terbesar di AS dengan infeksi SARS-CoV-2 yang dikonfirmasi laboratorium," kata Sara Oliver dari Pusat Nasional Imunisasi dan Penyakit Pernafasan CDC dalam pertemuan Komite Penasihat Praktik Imunisasi, Rabu (24/6/2020).

Data perempuan dilaporkan ke CDC antara 22 Januari hingga 7 Juni. Tetapi tidak detail apakah perempuan hamil yang dirawat di rumah sakit karena komplikasi terkait dengan infeksi virus corona mereka atau mereka dirawat karena alasan terkait kehamilan.

Pada gejala Covid-19, perempuan hamil dan tidak hamil sama-sama mengalami batuk dan sesak napas. Tetapi perempuan hamil lebih jarang merasakan sakit kepala, nyeri otot, demam, kedinginan, dan diare daripada wanita tidak hamil.

Sayangnya lebih dari 31 persen perempuan hamil yang terkena virus corona dirawat di rumah sakit, dibandingkan dengan 5,8 persen perempuan yang tidak hamil.

"Wanita hamil 50 persen lebih mungkin dirawat di unit perawatan intensif dan 70 persen lebih mungkin untuk menerima ventilasi mekanik," kata Oliver dalam presentasinya.

baca juga

"Enam belas kematian dilaporkan di antara perempuan hamil dalam proporsi yang mirip dengan perempuan tidak hamil," tambahnya.

Secara khusus, perempuan hamil dirawat lebih sering ke unit perawatan intensif, yakni 1,5 persen daripada perempuan tidak hamil dengan presentasi di 0,9 persen.
Demikian pula dengan 0,5 persen perempuan hamil membutuhkan ventilasi mekanik dibandingkan dengan 0,3 persen perempuan tidak hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti AS Uji Coba Air Garam Meringankan Gejala Awal Covid-19, Berhasil?

Peneliti AS Uji Coba Air Garam Meringankan Gejala Awal Covid-19, Berhasil?

Health | Jum'at, 26 Juni 2020 | 07:03 WIB

Pandemi Covid-19 Dorong Pertumbuhan Pembuatan Website

Pandemi Covid-19 Dorong Pertumbuhan Pembuatan Website

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2020 | 06:38 WIB

WHO Minta Tingkatkan Produksi Dexamethasone Lebih Banyak

WHO Minta Tingkatkan Produksi Dexamethasone Lebih Banyak

Tekno | Kamis, 25 Juni 2020 | 22:05 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×