Minum Hand Sanitizer Mengandung Metanol, 3 Orang Tewas Keracunan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 28 Juni 2020 | 11:32 WIB
Minum Hand Sanitizer Mengandung Metanol, 3 Orang Tewas Keracunan
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Satu insiden yang berhubungan dengan penyalahgunaan hand sanitizer kembali terjadi. Kali ini, korban berasal dari New Mexico, Amerika Serikat.

Departemen Kesehatan New Mexico mengabarkan setidaknya ada tiga orang meninggal dan satu orang mengalami buta permanen akibat keracunan metanol setelah meminum cairan pembersih tangan, sedangkan tiga orang lainnya juga dalam kondisi kritis.

"Ketujuh orang itu diyakini mengonsumsi cairan pembersih tangan yang mengandung metanol" kata sumber, dilansir CNN Internasional.

Kasus-kasus ini dilaporkan ke New Mexico Poison Control selama beberapa minggu sejak Mei, kata pejabat kesehatan. Namun, mereka tidak memberikan rincian tambahan tentang para korban atau di mana insiden ini terjadi.

"Jika Anda merasa mungkin telah menggunakan atau mengonsumsi cairan pembersih tangan yang mengandung metanol, silakan segera mencari perawatan medis," kata Kathy Kunkei, Menteri Kesehatan Negara.

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

"Penangkal keracunan metanol tersedia, tetapi semakin cepat seseorang dirawat karena keracunan metanol, semakin baik peluang untuk sembuh," sambungnya.

Beberapa orang diketahui menggunakan pembersih tangan untuk mabuk karena kandungan alkoholnya. Itulah sebabnya pembersih tangan dilarang di sebagian besar penjara karena kekhawatiran tahanan akan meminumnya atau menggunakannya untuk menyalakan api.

Berdasarkan Chemicals.co.uk, metanol seharusnya tidak pernah dicerna, dihirup, atau bahkan bersentuhan dengan kulit. Bahkan, dosis yang sangat kecil dapat menyebabkan kebutaan dan bisa berakibat fatal.

Umumnya, kandungan alkohol di dalam hand sanitizer adalah etanol atau etil alkohol. Biasanya juga disebut dengan alkohol murni atau alkohol absolut.

baca juga

Etanol juga banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan kimia yang terkandung di dalam parfum, minuman beralkohol legal hingga obat-obatan.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS atau Foods and Drugs Administration (FDA) mencatat metanol dapat menyebabkan dampak buruk, seperti mual, muntah, sakit kepala, penglihatan kabur, kebutaan, kejang permanen, dan bisa menyebabkan koma, kerusakan pada sistem saraf hingga kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Saking Miripnya, Sirup di Restoran Ini Sering Dikira Hand Sanitizer

Ngakak! Saking Miripnya, Sirup di Restoran Ini Sering Dikira Hand Sanitizer

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 10:38 WIB

CEK FAKTA: Viral Sepeda Motor Terbakar karena Hand Sanitizer, Benarkah?

CEK FAKTA: Viral Sepeda Motor Terbakar karena Hand Sanitizer, Benarkah?

News | Selasa, 23 Juni 2020 | 15:40 WIB

Kandungan Berbahaya dan Toksik, BPOM AS Tarik Produk Hand Sanitizer Ini

Kandungan Berbahaya dan Toksik, BPOM AS Tarik Produk Hand Sanitizer Ini

Health | Selasa, 23 Juni 2020 | 13:10 WIB

Terkini

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

×