alexametrics

Makan Makanan yang Sama Setiap Hari Bisa Berdampak Buruk? Ini Penjelasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Makan Makanan yang Sama Setiap Hari Bisa Berdampak Buruk? Ini Penjelasannya
Ilustrasi Makan Sayur. (Shutterstock)

Berikut pro dan kontra dari makan makanan yang sama setiap hari.

Suara.com - Istri dari mantan pesepak bola kenamaan David Beckham, Victoria Beckham, pernah mengakui dirinya makan makanan yang sama setiap hari, yaitu salmon. Baik salmon panggang maupun mencampurnya dengan salad sayur.

Menurutnya, memakan salmon membuat kulitnya tetap glowing atau bercahaya.

Mengonsumsi makanan yang sama setiap hari mungkin terdengar membosankan. Namun, banyak orang justru melakukannya.

Lalu, apakah mengonsumsi makanan yang sama setiap hari baik untuk kesehatan? Dilansir Healthline, berikut pro dan kontra dari melakukan kebiasaan ini setiap hari.

Baca Juga: Sempat Divonis Tak Panjang Umur, Pria Ini Turunkan Berat Badan 133 Kg

Ilustrasi makan daging. [Shutterstock]
Ilustrasi makan daging setiap hari [Shutterstock]

Pro

- Menjaga kalori

Menghitung kalori bisa sangat membantu jika Anda sedang mencoba menurunkan berat badan. Mengonsumsi makanan yang sama secara konsisten dapat membantu Anda mengetahui jumlah kalori dengan mudah.

Hanya dengan menghitung sekali dan konsumsi makanan tersebut setiap hari. Tidak perlu lagi mencari berapa kalori yang ditambahkan satu sendok makan minyak goreng ke setiap sajian.

- Bangun kebiasaan makan sehat

Baca Juga: Ingin Berat Badan Anak Naik, Jangan Malah Ditambah Nasi, Mengapa?

Makan dengan makanan atau camilan yang sama setiap hari dapat membantu Anda menciptakan kebiasaan makan yang sehat tanpa stres untuk mencari tahu apa yang harus dimakan.

Komentar