Peneliti: Tak Ada Bukti Vitamin D Bisa Meringankan atau Cegah Covid-19

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 30 Juni 2020 | 12:24 WIB
Peneliti: Tak Ada Bukti Vitamin D Bisa Meringankan atau Cegah Covid-19
Ilustrasi vitamin D

Suara.com - National Institute for Health and Care Excellence (NICE) Inggris menegaskan, bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Vitamin D bisa mencegah atau menjadi perawatan untuk Covid-19

Pernyataan tersebut terkait dengan penelitian dari Irlandia dan Amerika Serikat pada bulan Mei yang menyatakan bahwa pasien dengan kadar vitamin D tinggi mungkin akan selamat dari infeksi. Hal tersebut mengarah pada peningkatan penggunaan suplemen vitamin D

Dilansir dari Independent, Nice meneliti lima studi tentang vitamin D sejak ditebitkannya studi soal vitamin D. Mereka menyimpulkan, bahwa tidak ada bukti mendukung konsumsi suplemen bisa mengurangi risiko atau keparahan Covid-19.

"Meskipun ada manfaat kesehatan yang terkait dengan vitamin D, kami tidak mengidentifikasi bukti yang cukup untuk mendukung penggunaan suplemen vitamin D untuk pengobatan atau pencegahan Covid- 19," kata Paul Chrisp, direktur Center for Guidelines di Nice.

"Kami tahu bahwa penelitian tentang hal itu masih berlangsung dan Nice mencoba meneruskannya dengan memantau bukti yang baru diterbitkan," tambahnya. 

Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari. (shutterstock)
Ilustrasi berjemur di bawah sinar matahari. (shutterstock)

Sementara itu, para ahli dari Scientific Advisory Committee on Nutrition mengatakan bahwa bukti saat ini tidak mendukung suplementasi vitamin D untuk mencegah infeksi saluran pernapasan akut pada populasi umum Inggris.

Mereka hanya menekankan, bahwa vitamin D masih penting untuk kesehatan tulang dan otot. Sebab, vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfat yang menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot.

"Saat ini ada beberapa artikel yang sangat menyesatkan tentang dosis besar vitamin D sebagai tindakan pelindung Covid-19 yang tidak benar dan karenanya kebutuhan mendesak untuk menginformasikan kepada publik (tentang kebenarannya)," kata Colin Smith, seorang profesor genomik fungsional di University of Brighton. 

Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Pada bulan April, Public Health England (PHE) mendesak masyarakat untuk mempertimbangkan mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D sehari untuk menjaga kesehatan tulang dan otot mereka, terutama selama berada di rumah dengan jangka waktu yang lama. 

"Dengan banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, terutama kelompok yang lebih rentan dan mereka yang melindungi mereka, maka ada risiko bahwa beberapa orang mungkin tidak mendapatkan kebutuhan vitamin D dari sinar matahari," kata Dr. Alison Tedstone, kepala ahli gizi di PHE.

"Sangat penting mempertimbangkan konsumsi suplemen vitamin D harian 10 mikrogram untuk membantu melindungi kesehatan tulang dan otot," tambahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar UI Ingatkan Potensi Ledakan Kasus Corona Usai Mal dan Wisata Dibuka

Pakar UI Ingatkan Potensi Ledakan Kasus Corona Usai Mal dan Wisata Dibuka

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:33 WIB

Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa

Selain Tangkal Virus Corona, Masker Pintar ini Bisa Terjemahkan 8 Bahasa

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:47 WIB

Mencegah Risiko Penyakit Parah, Ini Peran Vitamin D bagi Pasien Covid-19

Mencegah Risiko Penyakit Parah, Ini Peran Vitamin D bagi Pasien Covid-19

Health | Minggu, 28 Juni 2020 | 07:35 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB