Ingin Konsumsi Susu Mentah? Jangan Lupa Disimpan di Kulkas Dulu Ya

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 02 Juli 2020 | 07:38 WIB
Ingin Konsumsi Susu Mentah? Jangan Lupa Disimpan di Kulkas Dulu Ya
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli hingga kini masih berdebat soal konsumsi susu mentah. Susu mentah adalah yang belum dipasteurisasi (dimasak matang) atau dihomogenisasi.

Sementara pendukung susu mentah mengklaim bahwa pasteurisasi menghilangkan manfaat gizi pada susu, beberapa ahli menyarankan agar tidak mengonsumsi susu mentah.

Pendukung susu matang berpendapat susu mentah mungkin mengandung bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit serius.

Menurut mereka, pasteurisasi membunuh sebagian besar bakteri ini, tanpa mengurangi nilai gizi susu dan menambah umur simpan produk.

Sekarang, dilansir The Health Site, pengkritik susu mentah didukung oleh penelitian lain, yang menunjukkan susu sapi mentah dapat tumbuh bakteri dengan gen resistensi antimikroba jika dibiarkan pada suhu kamar.

Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)
Ilustrasi Susu (Pixabay/Couleur)

Bakteri penampung gen resisten antimikroba ini dapat memindahkannya ke bakteri lain, dan berpotensi menyebarkan resistensi jika dikonsumsi, katanya.

Jika Anda masih ingin minum susu mentah, para peneliti merekomendasikan untuk menyimpannya di lemari es untuk meminimalkan risiko perkembangan bakteri dengan gen yang kebal antibiotik ini.

Studi oleh para peneliti di University of California, Davis, diterbitkan dalam jurnal Microbiome. Mereka menganalisis lebih dari 2.000 sampel susu eceran, termasuk susu mentah dan susu pasteurisasi dengan cara yang berbeda.

Peneliti terkejut menemukan susu mentah memiliki prevalensi tertinggi untuk mikroba resisten antibiotik ketika dibiarkan pada suhu kamar.

Semakin lama susu di luar lemari es, semakin buruk kualitasnya

Namun, penelitian tidak mengatakan apakah gen yang resisten antibiotik dalam susu mentah dapat menjadi risiko kesehatan bagi manusia.

Untuk memahami sepenuhnya hubungan antara gen yang resisten antibiotik dan risiko kesehatan, diperlukan lebih banyakstudi, para peneliti mencatat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Dikenal Sehat, Susu Sapi Disebut Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 13:54 WIB

Cegah Dampak Alergi Susu Sapi pada Anak, Dokter Ajarkan Langkah 3K

Cegah Dampak Alergi Susu Sapi pada Anak, Dokter Ajarkan Langkah 3K

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:13 WIB

Anak Alergi Susu Sapi, Ini Tips Jaga Kesehatannya di Masa New Normal

Anak Alergi Susu Sapi, Ini Tips Jaga Kesehatannya di Masa New Normal

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 07:55 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB