China Siaga Tiga Wabah Pes dari Mongolia, Begini Gejala Infeksinya!

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 07 Juli 2020 | 09:17 WIB
China Siaga Tiga Wabah Pes dari Mongolia, Begini Gejala Infeksinya!
Ilustrasi marmut. (Pixabay)

Suara.com - Pihak berwenang di Tiongkok, China mengumumkan telah mengidentifikasi kasus penyakit Pes di kota Bayannur, Mongolia. Temuan kasus ini pun memicu kekhawatiran dan China mulai siaga tingkat tiga.

Kasus pertama yang diduga wabah Pes ditemukan di sebuah rumah sakit di Banner Tengah Urad, kota Bayannur. Pasien adalah seorang gembala yang dalam kondisi stabil dan masih karantina.

Kasus dugaan kedua melibatkan seorang anak usia 15 tahun, yang nampaknya telah berhubungan dengan seekor marmut yang diburu oleh anjing.

Karena itu, China siaga tingkat tiga yang melarang perburuan dan konsumsi hewan, terutama yang bisa menyebabkan wabah penyakit.

Gejala Penyakit Pes

Penyakit Pes sendiri disebabkan oleh infeksi bakteri yersina pestis yang bertanggung jawab atas salah satu epidemi paling mematikan dalam sejarah manusia.

Dilansir dari Express, yersina pestis menyebabkan 3 jenis wabah yang berbeda, termasuk jenis septikemia dan pneumonia.

Masing-masing wabah itu hadir dengan gejala berbeda. Tetapi, penyakit Pes mungkin menyebabkan gejala yang paling tumum.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang-orang yang terinfeksi penyakit Pes akan mengalami gejala seperti demam mendadak, sakit kepala, dingin dan lemah, satu atau lebih kelenjar getah bening bengkak, ketiak atau selangkangan dan nyeri ketika ditekan.

baca juga
Ilustrasi virus (Shutterstock)
Ilustrasi virus (Shutterstock)

Mengenal Penyakit Pes

Wabah Pes ini telah disebut sebagai kematian hitam atau "black death", karena telah menewaskan sekitar 50 juta orang di seluruh Afrika, Asian dan Eropa pada abad ke-14.

Sejak itu, ada beberapa wabah besar. Wabah besar tahun 1665 menewaskan sekitar seperlima dari populasi di London. Sedangkan wabah abad ke-19 di China dan India menewaskan lebih dari 12 juta orang.

Namun dilansir dari BBC, sekarang ini penyakit Pes sudah bisa diobati dengan antibiotik. Jika tak diobati, penyakit yang ditularkan hewan ke manusia melalui kutu ini bisa meningkatkan risiko kematian 30-60 persen.

Adapun gejala penyakit Pes termasuk demam tinggi, menggigil, mual, lemah dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak atau selangkangan.

Sebenarnya, kasus bubonic sudah jarak terjadi. Tetapi, masih ada beberapa flare-up penyakit dari waktu ke waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Arti Shio dalam Astrologi Tionghoa? Ini 12 Penjelasan Lengkapnya

Apa Arti Shio dalam Astrologi Tionghoa? Ini 12 Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 14:50 WIB

All Wishes Come True! Sajikan Kisah Ajaib Pengabul Impian yang Mengharukan

All Wishes Come True! Sajikan Kisah Ajaib Pengabul Impian yang Mengharukan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 11:50 WIB

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Dreams of Joy: Antara Impian Seorang Gadis vs Kelamnya Tiongkok Era Mao

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 10:00 WIB

Eks Anggota DPR Divonis Hukuman Mati karena Terima Suap Rp 1,9 Miliar di China

Eks Anggota DPR Divonis Hukuman Mati karena Terima Suap Rp 1,9 Miliar di China

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:39 WIB

Menjaga Dapur Sendiri: ASEAN Butuh Aturan Latihan Militer Bersama

Menjaga Dapur Sendiri: ASEAN Butuh Aturan Latihan Militer Bersama

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00 WIB

The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi

The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90

Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Review Drama Wonder Wall, Misteri Uang 30 Juta Yuan di Balik Tembok Rumah

Review Drama Wonder Wall, Misteri Uang 30 Juta Yuan di Balik Tembok Rumah

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Terkini

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

9 Cara Mudah Atasi Mata Kedutan Sebelum Berubah Jadi Penyakit Serius

Health | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Yanuar Arif Wibowo Kecewa soal CCTV Bangunan Mewah Lapas Cibinong: Kurang Ajar

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

The Love Hypothesis: Cinta Tumbuh Karena Sering Bersama

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:30 WIB

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Penunjuk Arah Warna-warni Bikin Cari Bus di Terminal Blok M Lebih Mudah

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 19:26 WIB

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

Bos PT Danau Winata Indah Ditetapkan Tersangka Korupsi Proyek Kondotel Rp100 Miliar

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:25 WIB

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Menakar Teknologi Manufaktur YIMM di Tengah Ekspor 3 Juta Unit Motor Yamaha

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 19:20 WIB

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Dampak Super El Nino Mulai Dirasakan Industri di RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:19 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Bolehkah Viva White Waterdrop Sleeping Mask Dipakai Setiap Hari? Ini Jawabannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

×