Penyakit dari Hewan Ancam Kesehatan Manusia, Cegah dengan Jaga Lingkungan

M. Reza Sulaiman
Penyakit dari Hewan Ancam Kesehatan Manusia, Cegah dengan Jaga Lingkungan
Ilustrasi kelelawar penyebar Ebola dan Covid-19. [Shutterstock]

Pakar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan risiko penyebaran penyakit bersumber hewan (zoonosis) yang mengancam kesehatan manusia.

Suara.com - Pakar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa memperingatkan risiko penyebaran penyakit bersumber hewan (zoonosis) yang mengancam kesehatan manusia.

Dilansir Anadolu Agency, sebuah laporan PBB memperingatkan bahwa wabah akan terus muncul jika dunia tidak mengambil langkah-langkah aktif untuk mencegah penyakit zoonosis lainnya masuk ke populasi manusia.

Covid-19, Ebola, MERS, virus nil barat, dan demam lembah rift disebabkan oleh virus yang berpindah dari inang hewan ke populasi manusia.

Laporan berjudul "Mencegah Pandemi Selanjutnya: Penyakit zoonosis dan cara memutus rantai penularan" itu merupakan hasil upaya bersama Program Lingkungan PBB (UNEP) dan Institut Penelitian Peternakan Internasional (ILRI).

Laporan tersebut mengidentifikasi tujuh tren yang mendorong meningkatnya kemunculan penyakit zoonosis dari sumber hewan ke manusia.

Tren tersebut antara lain: peningkatan permintaan protein hewani, peningkatan dalam pertanian yang intens dan tidak berkelanjutan, peningkatan penggunaan dan eksploitasi satwa liar serta krisis iklim.

Ilustrasi babi. (shutterstock)
Ilustrasi babi. (shutterstock)

"Ilmunya jelas bahwa jika kita terus mengeksploitasi satwa liar dan menghancurkan ekosistem kita, maka kita bisa menantikan aliran yang stabil dari penyakit ini pindah dari hewan ke manusia di tahun-tahun mendatang," kata Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen.

Andersen mencatat bahwa pandemi menghancurkan kehidupan manusia dan ekonomi negara, terutama yang paling miskin.

"Untuk mencegah wabah di masa depan, kita harus menjadi lebih berhati-hati dalam melindungi lingkungan alam kita," tambah dia.

Menurut UNEP, setiap tahunnya, sekitar dua juta orang, kebanyakan di negara berpenghasilan rendah dan menengah, meninggal karena penyakit zoonosis yang terabaikan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS