Studi: Virus Corona Mampu Bertahan di Kulit Hewan hingga 4 Hari

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 07 Juli 2020 | 13:08 WIB
Studi: Virus Corona Mampu Bertahan di Kulit Hewan hingga 4 Hari
Ilustrasi babi. (PIxabay/Roy Buri)

Suara.com - Virus corona Covid-19 dapat hidup berhari-hari di kulit binatang. Hal tersebut dinyatakan oleh para peneliti dari laboratorium bioweapons militer AS terbesar di Fort Detrick, Maryland

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), studi tersebut telah diterbitkan dalam situs pracetak medRxiv.org pada hari Jumat (3/7/2020).

Mereka menemukan bahwa dari sampel, virus dapat bertahan paling lama di suhu kamar ada pada kulit babi, yakni hingga empat hari. Selain itu, virus tetap stabil pada kulit dalam suhu dingin selama percobaan dua minggu.

Para peneliti dari Institut Penelitian Penyakit Menular Angkatan Darat Amerika Serikat mengatakan mereka khawatir daging dapat membantu penyebaran virus corona.

"Tanpa pengujian ekstensif dan program pelacakan kontrak, transmisi di sekitar pabrik pengemasan daging kemungkinan akan terus menjadi masalah," kata tim yang dipimpin oleh David Harbourt dari divisi keamanan hayati di pangkalan itu.

Studi AS mengikuti wabah mengejutkan virus corona di Beijing bulan lalu. Sebagian besar dari 300 lebih kasus Covid-19, terkait dengan pasar makanan yang menjual produk daging dan sayuran dari dalam dan luar negeri. 

Harbourt dan rekan-rekannya meletakkan Sars-CoV-2 (virus corona penyabab Covid-19) pada kulit babi dan menyimpan sampel pada 4 derajat Celcius (39,2 derajat Fahrenheit), suhu daging babi biasanya disimpan dalam pengepakan daging dan pabrik pengolahan. 

Strain virus memiliki rata-rata paruh waktu hampir 47 jam untuk mematikan setengah dari patogen. Strain yang layak tetap dapat dideteksi selama dua minggu dalam kondisi dingin.

Ilustrasi babi (Shutterstock).
Ilustrasi babi (Shutterstock).

"Sangat mungkin bahwa pelepasan virus dari pekerja (pengolah daging) baik yang bergejala atau tidak bergejala tanpa alat pelindung diri yang sesuai akan menular di permukaan produk daging atau permukaan lainnya," kata para peneliti.

"Bahkan dengan pembersihan yang ekstensif, penularan masih dapat terjadi dengan adanya pekerja tanpa gejala dan tidak terdiagnosis karena peningkatan stabilitas virus dan viral load yang tinggi," imbuhannya. 

Tim Fort Detrick menemukan bahwa virus itu mati lebih cepat ketika suhu naik. Sampel kulit babi tetap positif selama empat hari pada suhu kamar (22 derajat Celcius) dan hanya delapan jam di musim panas (37 derajat Celcius).

"Kulit babi menyerupai kulit manusia dan efek pada keduanya kemungkinan akan serupa," catat para peneliti. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah COVID-19, Polisi Kalah Jumlah

Viral Video Warga Jemput Paksa Jenazah COVID-19, Polisi Kalah Jumlah

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 12:37 WIB

Ditinggal Lama Akibat Lockdown, Rumah Ditumbuhi 'Alien' Bertentakel

Ditinggal Lama Akibat Lockdown, Rumah Ditumbuhi 'Alien' Bertentakel

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 12:30 WIB

Ngeri, Anak-anak Alami Kerusakan Otak Misterius Akibat Covid-19

Ngeri, Anak-anak Alami Kerusakan Otak Misterius Akibat Covid-19

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 12:45 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB