Orangtua Harus Tahu, Tanda Sakit Kepala Pada Anak yang Harus Diwaspadai

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 07 Juli 2020 | 14:23 WIB
Orangtua Harus Tahu, Tanda Sakit Kepala Pada Anak yang Harus Diwaspadai
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala merupakan salah satu masalah kesehatan yang lumrah yang dialami banyak orang termasuk pada anak.

Ahli Neurologi Anak Dr. Lies Dewi Nurmalia, Sp.A (K) mengatakan hanya enam persen dari sakit kepala yang terjadi menandakan gejala serius.

Di sisi lain, Dr. Lies dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa sekitar 10 persen anak belum sekolah sudah pernah merasakan sakit kepala. Selain itu, sekitar 20 persen anak sekolah juga pernah mengalami sakit kepala.

"Dan 80 persen hingga 90 persen sakit kepala dialami remaja, artinya cukup sering dialami. Tapi hanya sekitar enam persen yang mengkhawatirkan," ujar Dr. Lies dalam diskusi Live IG Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Selasa (7/7/2020).

Ia mengatakan dari enam persen itu, ada gejala-gejala yang harus diwaspadai orangtua, saat sakit kepala menyerang anak dan bisa berakibat fatal, atau menandai adanya penyakit serius dan harus segera mendapat penanganan dokter.

Tandanya adalah sakit kepala yang sampai membangunkan anak saat tidur di malam hari, sakit kepala disertai muntah tanpa mual di pagi hari, sakit kepala terus menerus semakin berat dan sering.

Bahkan ketika anak mengaku sakit kepal tak tertahankan dan tidak sama seperti biasanya, orangtua juga harus merasa khawatir.

"Sakit kepalanya ditandai pandangan tidak jelas, hingga menyebabkan gangguan kepribadian jadi pemarah, dan ada anggota tubuh yang melemah. Terakhir sakit kepala disertai demam pada lehernya, itu harus dilakukan pemeriksaan sesering mungkin," ujar dr. Lies.

Adapun langkah pertolongan pertama yang bisa dilakukan saat anak sakit kepala, ialah memastikan anak cukup minum, biarkan beristirahat di ruangan dengan cahaya agak gelap, jauhkan dari bebauan bila anak tidak suka.

baca juga

"Kadang ada beberapa makanan yang bisa mecetuskan sakit kepala. Paling sering itu keju dan cokelat, coba dicek apakah setelah makan itu sakit kepala," paparnya.

Untuk obat pertolongan pertama, bisa diberikan paracetamol dalam bentuk sirop ataupun tablet untuk anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Durasi Anak Dibolehkan Menonton Televisi atau Video?

Berapa Durasi Anak Dibolehkan Menonton Televisi atau Video?

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 15:56 WIB

Ortu Merasa Tumbuh Kembang Anak Terlambat, Kapan Harus Diperiksa ke Dokter?

Ortu Merasa Tumbuh Kembang Anak Terlambat, Kapan Harus Diperiksa ke Dokter?

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 15:30 WIB

10 Arti Mimpi Mandi: Ada Kabar Gembira hingga Buruk

10 Arti Mimpi Mandi: Ada Kabar Gembira hingga Buruk

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2020 | 06:05 WIB

Terkini

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Mengenal KH Hasan Abdullah Sahal, Sosok di Balik Sentilan Cari Muka di Hadapan Prabowo

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:11 WIB

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Penonaktifan Dosen ISI Yogyakarta Terkait Dugaan Kasus Kekerasan Seksual

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:10 WIB

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:05 WIB

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:00 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada, Zona 2 Km Tetap Terlarang

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:59 WIB

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

Dosen Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di ISI Yogyakarta Dinonaktifkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:56 WIB

×