Perempuan AS Periksa Penyakitnya hingga 50 Kali, Diagnosis Tetap Tak Jelas

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 07 Juli 2020 | 16:17 WIB
Perempuan AS Periksa Penyakitnya hingga 50 Kali, Diagnosis Tetap Tak Jelas
Ilustrasi penyakit [shutterstock]

Suara.com - Seorang perempuan asal New York, Amerika Serikat, Caroline Shifke menyatakan bahwa ia harus melakukan 50 kali pemeriksaan ke pusat medis yang berbeda untuk yakin dengan penyakit yang ia derita. Shifke menulis pengalamannya tersebut dalam Huffpost yang terbit pada Senin (6/7/2020).

"Sejak Januari 2014, saya telah melihat lebih dari 50 dokter dan menjalani tes yang tak terhitung mulai dari pengambilan darah sederhana hingga menghabiskan lima jam di sweat chamber yang dilapisi bubuk ungu," tulis Shifke pada Huffpost.

Tes-tes yang ia jalani telah mengahabiskan ratusan ribu dolar. Sementara dari 50 pemeriksaan yang ia jalani, Shifke mengaku mendapatkan 26 diagnosis yang berbeda. 

Saat mengunjungi Lenox Hill, para ahli menyatakan bahwa ia menderita ensefalitis limbik, yakni peradangan otak yang ditandai gangguan memori sub-akut, gejala kejiwaan, dan kejang. 

Sementara saat ia perkunjung ke Mayo Clinic di Minnesota, ia didiagnosis dengan sindrom sensitisasi sentral yang kemungkinan dipicu oleh penyakit Lyme

"Jika Anda bertanya kepada dokter penyakit dalam saya, seorang spesialis penyakit menular di New York-Presbyterian, saya disebut memiliki kondisi autoimun yang berada di luar bidang pengetahuan medis saat ini," catat Shifke. 

"Tetapi jika Anda bertanya kepada saya, saya akan mengatakan saya memiliki gabungan semua hal di atas dan bahwa nama itu sebenarnya tidak terlalu penting bagi saya lagi," imbuhnya.

Ilustrasi dokter - (Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi dokter - (Pixabay/rawpixel)

Awalnya bagi Shifke, sebuah diagnosis yang jelas akan sangat penting untuk mengurangi risiko dan mendapat penanganan yang tepat. 

"Memiliki diagnosis akan membatasi serangkain gejala yang tidak terkendali menjadi musuh yang saya pelajari," tulis Shifke. 

baca juga

Pencarian diagnosis Shifke berakhir di Pusat Rehabilitasi Sakit Mayo Clinic. Pada pusat rahabilistasi itu, mereka menyatakan bahwa pada penyakit kronis yang ia alami nama penyakit bukan hal utama, tetapi cara penanganannya lah kuncinya. 

"Hal terpenting tentang penyakit kronis bukanlah namanya, melainkan manajemennya. Pencarian diagnosis menjadi tujuan sekunder yang lebih penting yaitu menjalani kehidupan yang baik yang mengakomodasi, tetapi tidak berfokus pada penyakit saya," ujar Shifke.

"Pada akhirnya, tidak masalah apa yang mereka sebut soal penyakit saya yang penting adalah belajar hidup dengan ini," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Teh Chamomile Bisa Perpanjang Usia Harapan Hidup, Ini Buktinya!

Minum Teh Chamomile Bisa Perpanjang Usia Harapan Hidup, Ini Buktinya!

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 15:06 WIB

Penyakit dari Hewan Ancam Kesehatan Manusia, Cegah dengan Jaga Lingkungan

Penyakit dari Hewan Ancam Kesehatan Manusia, Cegah dengan Jaga Lingkungan

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:17 WIB

Terjadi Lagi, Seekor Anjing Positif Terinfeksi Virus Corona dari Majikan

Terjadi Lagi, Seekor Anjing Positif Terinfeksi Virus Corona dari Majikan

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:41 WIB

Terkini

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×