Ngeri, Begini Dampak Kebanyakan Konsumsi Gula Pada Jantung

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 07 Juli 2020 | 17:38 WIB
Ngeri, Begini Dampak Kebanyakan Konsumsi Gula Pada Jantung
Ilustrasi penyakit jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan berita baru bahwa mengonsumsi makanan yang benar bermanfaat bagi jantung Anda.

Tetapi, banyak orang selalu mengaitkan lemak "jahat", yang dikenal sebagai lemak jenuh, dengan penyakit jantung.

Sekarang, penelitian baru yang diterbitkan dalam European Journal of Preventative Cardiology menunjukkan bahwa gula juga memiliki dampak signifikan pada jantung.

Ilustrasi gula. (Shutterstock)
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Dilansir dari Health24, gula tidak hanya ditemukan dalam  minuman bersoda dan camilan manis. Gula tersembunyi dapat mengintai apa saja, dari makanan kaleng dan sereal yang tampaknya sehat, hingga saus siap saji.

Menurut ahli gizi di Nutritional Solutions, sekaleng minuman dingin 340ml mengandung tujuh sendok teh gula dan satu batang cokelat 50g enam sendok teh.

Meski gula dapat disimpan sebagai lemak tubuh ketika tidak dikonversi menjadi energi, gula dapat mengacaukan kadar glukosa darah kita dan juga mempengaruhi jantung.

Studi baru ini menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih dikaitkan dengan timbunan lemak yang lebih besar di sekitar jantung (juga dikenal sebagai peningkatan volume jaringan adiposa perikardial) dan perut.

Hal itu dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Studi obeservasi ini meneliti bagaimana minuman manis dan gula ditambahkan ke makanan olahan dapat memengaruhi simpanan lemak di sekitar jantung dan organ vital lainnya.

Para peneliti menemukan bahwa asupan gula berlebih selama 20 tahun terkait dengan penyimpanan lemak yang lebih besar di sekitar jantung dan organ lainnya.

baca juga

"Temuan kami memberikan lebih banyak bukti bahwa terlalu banyak mengonsumsi gula dan minuman manis berkaitan dengan jumlah jaringan lemak yang lebih tinggi," kata penulis studi Dr Lyn Steffen dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Minnesota dalam rilis berita.

"Dan, kita tahu bahwa timbunan lemak berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan diabetes yang lebih tinggi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kaki Bengkak Bisa Disebabkan oleh Beberapa Kondisi, Termasuk Gagal Jantung

Kaki Bengkak Bisa Disebabkan oleh Beberapa Kondisi, Termasuk Gagal Jantung

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 17:16 WIB

Rutin Bersepeda saat Pandemi, Pria Perlu Waspada Soal Kesehatan Seksual

Rutin Bersepeda saat Pandemi, Pria Perlu Waspada Soal Kesehatan Seksual

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 13:12 WIB

Gatal Tanda Diabetes Tipe Dua, Covid-19 Sudah Ada Sejak Tujuh Tahun Lalu?

Gatal Tanda Diabetes Tipe Dua, Covid-19 Sudah Ada Sejak Tujuh Tahun Lalu?

Health | Minggu, 05 Juli 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×