Studi: Kopi dan Teh Herbal Bisa Menangkal Penyakit Hati Kronis

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:16 WIB
Studi: Kopi dan Teh Herbal Bisa Menangkal Penyakit Hati Kronis
Ilustrasi kopi. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Penyakit hati kronis menempati urutan ke 12 sebagai penyebab kematian di seluruh dunia dan banyak dari gangguan ini berhubungan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Salah satu makanan sehat yang disebut menurunkan risiko penyakit hati adalah kopi dan teh herbal

Dilansir dari Science Daily,  sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Hepatology, menemukan bahwa minum kopi dan teh herbal dapat melindungi terhadap fibrosis hati membuat tingkat kekakuan hati yang tinggi pada jaringan parut hati. 

Sarwa Darwish Murad, MD, PhD, peneliti utama studi dan hepatologis di Pusat Medis Universitas Erasmus MC, melanjutkan bahwa ada beberapa epidemiologi yang menunjukkan bahwa kopi memiliki manfaat kesehatan pada peningkatan enzim hati, hepatitis virus, non-alcoholic fatty liver (NAFLD), sirosis, dan kanker hati.

"Kami ingin tahu apakah konsumsi kopi akan memiliki efek yang serupa pada pengukuran kekakuan hati pada individu tanpa penyakit hati kronis," kata Murad.

Data dikumpulkan dari 2.424 peserta studi Rotterdam, sebuah studi kohort berbasis populasi besar termasuk peserta 45 tahun atau lebih yang tinggal di pinggiran kota Rotterdam, Belanda. 

Teh herbal yang menggabungkan bunga-bunga dan tumbuh-tumbuhan herbal lainnya. [shutterstock]
Teh herbal yang menggabungkan bunga-bunga dan tumbuh-tumbuhan herbal lainnya. [shutterstock]

Semua peserta menjalani pemeriksaan fisik yang luas, termasuk pengumpulan data untuk antropometrik, pengambilan sampel darah, pencitraan hepatologis menggunakan USG perut dan Fibroscan yang secara kuantitatif mengukur kekakuan hati. 

Selain itu, mereka mengisi Kuesioner Frekuensi Makanan 389 item yang divalidasi secara eksternal, yang mencakup informasi terperinci tentang konsumsi kopi dan teh.

Peneliti menemukan bahwa konsumsi kopi sering dikaitkan secara signifikan dengan peluang yang lebih rendah dari nilai kekakuan hati yang tinggi, yaitu jaringan parut hati yang lebih sedikit.

Ilustrasi Teh Herbal. (Pexels)
Ilustrasi Teh Herbal. (Pexels)

Ketika mereka melihat seluruh rentang nilai kekakuan hati, mereka menemukan bahwa sering minum kopi dan konsumsi teh herbal, bahkan dalam jumlah kecil, secara signifikan terkait dengan nilai kekakuan hati yang lebih rendah. 

baca juga

Efek kopi pada penurunan kekakuan hati juga disebut signifikan pada kedua kelompok dengan dan tanpa lemak hati. 

Oleh karena itu para penulis menyimpulkan bahwa kopi dan teh herbal tampaknya memiliki efek menguntungkan pada pencegahan jaringan parut hati bahkan sebelum penyakit hati terbuka telah berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murid Tak Kuat Tahan Serangan Pelatih Silat PSHT, Kepala Bocor dan Tewas

Murid Tak Kuat Tahan Serangan Pelatih Silat PSHT, Kepala Bocor dan Tewas

Jawa Tengah | Senin, 06 Juli 2020 | 14:33 WIB

5 Tips Minum Kopi Agar Badan Lebih Sehat, Salah Satunya Pakai Kayu Manis

5 Tips Minum Kopi Agar Badan Lebih Sehat, Salah Satunya Pakai Kayu Manis

Jatim | Jum'at, 03 Juli 2020 | 13:05 WIB

Fakta Menarik, Ini yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta

Fakta Menarik, Ini yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 16:16 WIB

Terkini

Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya

Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk

Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:52 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

×