Benarkah Pewarna Rambut Menyebabkan Kanker? Peneliti Masih Ragu

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 07 Juli 2020 | 21:59 WIB
Benarkah Pewarna Rambut Menyebabkan Kanker? Peneliti Masih Ragu
Produk pewarna rambut (Shutterstock)

Suara.com - Bagi beberapa orang, mewarnai rambut merupakan bentuk ekspresi diri atau cara lain dalam menunjukkan jati diri mereka. Namun, masih banyak pendapat perihal kesehatan dalam penggunaannya.

"Ada banyak kontroversi dalam hal risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh pewarna rambut," kata Dr. Shilpi Khetarpal, seorang dokter kulit di Klinik Cleveland.

Beberapa tahun yang lalu, produk pewarna rambut lama ditemukan mengandung karsinogen, tetapi saat ini, hubungan antara bahan pewarna tertentu dan kanker lebih sulit untuk diketahui.

Pada akhir 1970-an, peneliti menemukan beberapa bahan kimia dalam pewarna rambut, seperti 4-MMPD dan 2,4-toluenediamine, meningkatkan risiko kanker pada hewan di laboratorium. Sekarang, ada sedikit bukti untuk hubungan antara keduanya.

Dilansir dari Live Science, ada penelitian yang memang menunjukkan kemungkinan hubungan antara penggunaan pewarna rambut dan kanker kandung kemih.

Produk pewarna rambut dikaitkan dengan risiko kanker. (Shutterstock)
Produk pewarna rambut (Shutterstock)

American Cancer Society mengatakan beberapa penelitian telah menunjukkan penata rambut yang terpapar pewarna rambut dalam jangka waktu lama memiliki risiko kandung kemih, meski sedikit.

Studi yang menyelidiki hubungan antara pewarna rambut dan kanker payudara serta kanker terkait darah juga telah menemukan hasil yang beragam dan tidak ada bukti konklusif.

"Berdasarkan penelitian, itu benar-benar tidak jelas berapa banyak penggunaan pewarna rambut pribadi dapat meningkatkan risiko kanker. Sebagian besar studi tidak menemukan hubungan yang kuat," sambung Khetarpal.

Sedangkan International Agency for Research on Cancer, subbagian dari WHO, belum mengklasifikasikan pewarna rambut dalam hubungannya dengan risiko kanker, yang menyatakan tidak ada cukup bukti.

baca juga

Menurut Khetarpal, kekhawatiran kesehatan utama lainnya tentang pewarna rambut adalah bahwa beberapa orang alergi terhadap bahan-bahannya.

Kebanyakan orang yang bereaksi terhadap pewarna rambut alergi terhadap kimia paraphenylenediamine (PPD).

"Ini bahan yang relatif umum di banyak pewarna rambut yang lebih gelap," jelas Khetarpal.

Itulah sebabnya penting untuk melakukan tes terlebih dahulu saat pertama kali menggunakan produk pewarna rambut apapun selama 48 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi Zat Kimia Pewarna Rambut, Wanita Ini Menyesal Seumur Hidup

Alergi Zat Kimia Pewarna Rambut, Wanita Ini Menyesal Seumur Hidup

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2020 | 20:10 WIB

Berawal dari Alergi Pewarna Rambut, Gadis Ini Menderita Kondisi Langka

Berawal dari Alergi Pewarna Rambut, Gadis Ini Menderita Kondisi Langka

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 19:48 WIB

Pacar Keanu Reeves Mengaku Tak Tahan dengan Racun di Dalam Pewarna Rambut

Pacar Keanu Reeves Mengaku Tak Tahan dengan Racun di Dalam Pewarna Rambut

Health | Jum'at, 06 Desember 2019 | 16:22 WIB

Terkini

Berkat Inovasi Digital dan Layanan Nasabah, BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Berkat Inovasi Digital dan Layanan Nasabah, BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Bekaci | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Dinkes DKI Klaim Kenaikan DBD Cuma Pola Musiman, DPRD: 1.314 Kasus Bukan Sekadar Statistik!

Dinkes DKI Klaim Kenaikan DBD Cuma Pola Musiman, DPRD: 1.314 Kasus Bukan Sekadar Statistik!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:41 WIB

BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah

BRI Sabet 36 Penghargaan TBCCI 2026, Bukti Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Nasabah

Surakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:39 WIB

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama

BRI Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026, Sabrina dan BRImo Jadi Pendukung Utama

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Transformasi Layanan Makin Kuat, BRI Boyong 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Kapan Waktu yang Tepat Pakai Skincare Malam? Ini Jawabannya agar Kulit Glowing Maksimal!

Kapan Waktu yang Tepat Pakai Skincare Malam? Ini Jawabannya agar Kulit Glowing Maksimal!

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Banyak Antrean di Berbagai Daerah, Cadangan Stok BBM Aman?

Banyak Antrean di Berbagai Daerah, Cadangan Stok BBM Aman?

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Inovasi Digital Sukses Mengantarkan BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Inovasi Digital Sukses Mengantarkan BRI Raih 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Profil Aisyah Thisia Halijam, Istri Gubernur Kalteng yang Fashion Show di Tengah Karhutla

Profil Aisyah Thisia Halijam, Istri Gubernur Kalteng yang Fashion Show di Tengah Karhutla

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:29 WIB

BRI Raih 36 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026 Berkat Transformasi Layanan

BRI Raih 36 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026 Berkat Transformasi Layanan

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:28 WIB

×