Studi: Makan Biji-bijian Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 sampai 29 Persen

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Kamis, 09 Juli 2020 | 16:50 WIB
Studi: Makan Biji-bijian Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 sampai 29 Persen
Ilustrasi gandum. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian yang disusun oleh para peneliti Amerika Serikat menunjukkan bahwa makan berbagai jenis biji-bijian bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 secara signifikan. Studi tersebut telah terbit di The BMJ pada Rabu (8/7/2020) kemarin.

Dilansir dari MedicalXpress, temuan para peneliti didasarkan pada data dari 158.259 wanita dan 36.525 pria yang bebas dari diabetes, penyakit jantung dan kanker. Para peserta berasal dari Nurses 'Health Study, Nurses' Health Study II dan Health Professionals Follow-Up Study.

Setelah disesuaikan dengan gaya hidup dan faktor risiko diet untuk diabetes, partisipan dalam kategori tertinggi untuk total konsumsi biji-bijian memiliki tingkat diabetes tipe 2 lebih rendah hingga 29 persen.

Untuk masing-masing makanan biji-bijian, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi satu atau lebih porsi sereal sarapan gandum utuh menurunkan risiko diabtes tipe 2 hingga 19 persen. Sementara makan roti hitam dikaitkan dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 21 persen.

Ada pula hasil analisis untuk biji-bijian lain dengan tingkat asupan rata-rata yang lebih rendah. Pada konsumsi dua porsi atau lebih oatmeal dalam seminggu dikaitkan dengan penurunan risiko 21 persen.

Roti gandum hitam (shutterstock)
Roti gandum hitam (shutterstock)

Sedangkan konsumsi bekatul akan menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 15 persen, sementara pada beras merah dan bibit gandum penurunan risiko berkisar 12 persen.

Pengurangan risiko ini tampaknya meningkat sekitar dua porsi sehari untuk total asupan gandum dan sekitar setengah porsi sehari untuk sereal sarapan dingin gandum utuh dan roti hitam.

Penelitian diterbitkan bersamaan dengan studi dari peneliti Eropa mengenai penurunan 25 pesen risiko diabetes tipe 2 melalui konsumsi buah dan sayur. 

Penelitian yang bersifat observasional ini memang tidak menunjukkan sebab akibat namun telah memperhitungkan beberapa faktor risiko gaya hidup dan penanda kualitas makanan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salut, Gen Z Lebih Peduli dengan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Salut, Gen Z Lebih Peduli dengan Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:35 WIB

Jangan Abaikan Tangan Sering Kesemutan, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Jangan Abaikan Tangan Sering Kesemutan, Bisa Jadi Tanda Diabetes Tipe 2

Health | Senin, 06 Juli 2020 | 10:09 WIB

Gatal Tanda Diabetes Tipe Dua, Covid-19 Sudah Ada Sejak Tujuh Tahun Lalu?

Gatal Tanda Diabetes Tipe Dua, Covid-19 Sudah Ada Sejak Tujuh Tahun Lalu?

Health | Minggu, 05 Juli 2020 | 19:50 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×