Terungkap! Virolog China Akui Pemerintah Menutupi Informasi Soal Covid-19

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 15:20 WIB
Terungkap! Virolog China Akui Pemerintah Menutupi Informasi Soal Covid-19
Seorang petugas medis di Zhongnan Hospital of Wuhan University, Wuhan, China, Jumat (24/1), menangani pasien yang terduga terkena virus corona. (ANTARA/HO-Xinhua/Xiongqi/mii)

Suara.com - Seorang virolog asal Hong Kong, Yan Li-Meng, yang melarikan diri ke Amerika Serikat mengatakan banyak nyawa pasien yang sebenarnya bisa diselamatkan apabila pemerintah China tidak menutupi 'pekerjaannya' terkait virus corona Covid-19.

"Ini adalah pandemi besar yang kita lihat di dunia," kata Yan, dalam wawancara dengan Bill Hemmer pada Senin (13/7/2020), dikutip dari Fox News.

Menurutnya, pandemi Covid-19 ini lebih dari apa pun yang diketahui dalam sejarah manusia. "Jadi, waktunya sangat, sangat penting. Jika kita bisa menghentikannya lebih awal, kita bisa menyelamatkan nyawa," sambungnya.

Secara terang-terangan, Yan percaya pemerintah China tahu tentang virus corona jauh sebelum mereka mengakui adanya wabah itu di depan umum.

Yan Li-Meng ahli virologi asal Hong Kong (YouTube/Fox News)
Yan Li-Meng ahli virologi asal Hong Kong (YouTube/Fox News)

Dia juga mengklaim atasannya, yang dikenal sebagai beberapa ahli andal di lapangan, mengabaikan penelitian yang dia lakukan pada awal pandemi. Ia percaya pengetahuan dari penelitiannya dapat menyelamatkan hidup.

"Saya harus bersembunyi karena saya tahu bagaimana mereka memperlakukan pelapor, dan sebagai pelapor, di sini saya ingin mengatakan kebenaran Covid-19 dan asal-usul SARS-CoV-2," kata Yan.

Menurutnya, pemerintah Beijing tahu pada Desember yang lalu bahwa lebih dari 40 warga telah terinfeksi virus dan penularan dari manusia ke manusia sudah terjadi pada waktu itu.

Sebuah dokumen milik agen intelijen Five Eyes yang sempat bocor ke surat kabar Australia pada Mei menunjukkan pihak China menyangkal virus dapat menyebar di antara manusia hingga 20 Januari, meski saat itu sudah ada bukti penularan antar manusia dari awal Desember.

Hingga pada 14 Januari pun, Organsisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan belum ada bukti yang jelas untuk penularan Covid-19 antar manusia.

Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Yan mengatakan dia memiliki catatan komunikasi dengan orang lain di China, tampaknya menggambarkan catatan tersebut sebagai obrolan, dan menggarisbawahi bahwa dia sangat takut dengan hidupnya.

"Aku tahu bagaimana mereka memperlakukan pelapor. (Mereka ingin) membuat orang diam, jika mereka ingin mengungkapkan kebenaran, tidak hanya tentang Covid-19, tetapi juga untuk hal-hal lain yang terjadi di China," lanjutnya.

"Saya menunggu untuk mengatakan semua hal yang saya tahu, memberikan semua bukti kepada Pemerintah AS. Dan saya ingin mereka mengerti, dan saya juga ingin rakyat AS memahami betapa buruknya hal ini.

"Ini bukan yang Anda lihat ... Ini adalah sesuatu yang sangat berbeda. Kami harus mengejar bukti yang benar dan mendapatkan bukti nyata karena ini adalah bagian penting untuk menghentikan pandemi ini. Kami tidak punya banyak waktu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

China Waspadai Gelombang Kedua Virus Corona di Musim Gugur

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 13:14 WIB

Korban Banjir China Terus Bertambah, 141 Orang Hilang, 28 Ribu Rumah Hancur

Korban Banjir China Terus Bertambah, 141 Orang Hilang, 28 Ribu Rumah Hancur

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 11:32 WIB

Menlu AS: Aksi China Memburu Sumber Daya Langgar Hukum

Menlu AS: Aksi China Memburu Sumber Daya Langgar Hukum

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:53 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB