Blak-blakan, Ahli Ungkap Pemerintah China Sempat Tutupi Kasus Virus Corona

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 20:05 WIB
Blak-blakan, Ahli Ungkap Pemerintah China Sempat Tutupi Kasus Virus Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pakar virus corona, Yan Li-Meng, mengatakan dia yakin pemerintah China telah tahu tentang wabah virus mematikan itu jauh sebelum mereka mengakuinya di depan umum. Ia juga menyebut China mengabaikan langkah penyebaran yang bisa melindungi jutaan jiwa agar terselamatkan.

"Ini adalah pandemi besar yang telah kita lihat di dunia.Ini lebih dari apa pun yang kita kenal dalam sejarah manusia. Jadi, waktunya sangat, sangat penting," kata Yan Li-Meng kepada Bill Hemmer di acara AS, laporan Bill Hemmer.

"Jika kita bisa menghentikannya lebih awal, kita bisa menyelamatkan nyawa."

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Dia memberi tahu Hemmer bahwa pemerintah Beijing tahu pada Desember lebih dari 40 warga telah terinfeksi virus itu. Yan juga mengatakan bahwa "transmisi antar manusia sudah terjadi pada saat itu."

Dalam wawancara terpisah, ahli virologi melanjutkan dengan mengklaim bahwa atasannya mengabaikan penelitian yang dia lakukan pada awal pandemi.

Yan mengatakan dia yakin penelitian itu bisa menyelamatkan nyawa seandainya pengawas telah mengakuinya. Namun, ahli virus melarikan diri ke AS awal tahun ini.

"Saya harus bersembunyi karena saya tahu bagaimana mereka memperlakukan pelapor, dan sebagai pelapor di sini saya ingin mengatakan kebenaran Covid-19 dan asal-usul virus SARS-Cov2."

Fakta itu terungkap setelah dokumen intelijen yang disusun oleh badan intelijen Five Eyes bocor ke surat kabar Australia pada bulan Mei.

The Five Eyes adalah aliansi intelijen yang terdiri dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris dan AS. Negara-negara ini adalah pihak dalam Perjanjian UKUSA multilateral, sebuah perjanjian untuk kerja sama bersama dalam sinyal intelijen.

Berkas itu mendukung klaim, yang menyatakan bahwa pihak berwenang China menyangkal bahwa virus itu dapat menyebar di antara manusia sampai 20 Januari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Semakin Banyak Warga Dunia Kelaparan Gara-Gara Pandemi Covid-19

Duh, Semakin Banyak Warga Dunia Kelaparan Gara-Gara Pandemi Covid-19

Jatim | Selasa, 14 Juli 2020 | 15:30 WIB

Udara Mulai Dingin, Waspadai Infeksi Flu di Tengah Pandemi Covid-19

Udara Mulai Dingin, Waspadai Infeksi Flu di Tengah Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB