Kaitan Golongan Darah dengan Kerentanan Terkena Covid-19, Simak Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 16 Juli 2020 | 13:14 WIB
Kaitan Golongan Darah dengan Kerentanan Terkena Covid-19, Simak Kata Ahli!
golongan darah

Suara.com - Beberapa waktu lalu, sebuah studi mengklaim bahwa golongan darah tertentu dapat membantu memblokir Covid-19. Di sisi lain, ada pula golongan darah yang disebut dapat meningkatkan risiko terkena virus beserta komplikasinya.

Temuan ini memberikan harapan bagi banyak orang, tetapi para ahli kesehatan memperingatkan mungkin terlalu dini untuk menurunkan kewaspadaan hanya berdasar temuan tersebut.

Mayoritas penelitian tersebut menemukan bahwa orang dengan darah tipe O lebih kecil kemungkinannya terkena virus corona, sedangkan mereka yang memiliki tipe A lebih rentan.

Para ahli khawatir bahwa temuan itu akan memberi orang rasa aman palsu yang mendorong mereka untuk berhenti mengikuti protokol kesehatan, demikian dilansir dari Medical Daily.

Dalam satu penelitian di Eropa, para peneliti menemukan bahwa golongan darah A meningkatkan risiko Covid-19 kasus berat hingga 45 persen. Mereka mengatakan orang dengan golongan darah ini lebih cenderung membutuhkan bantuan oksigen atau ventilator karena penyakitnya.

Sementara itu, golongan darah O muncul dengan risiko 35 persen lebih rendah. Studi ini menganalisis darah dan kondisi 1.610 pasien dengan Covid-19 parah dan 2.205 peserta sehat.

Ilustrasi golongan darah. (Pixabay/200 Degrees)
Ilustrasi golongan darah. (Pixabay/200 Degrees)

Studi lain di China dan New York juga memberikan temuan yang sama untuk orang dengan darah O.

Namun, kemungkinan pengaruh golongan darah pada Covid-19 tampak kecil dibandingkan dengan faktor risiko lain. Contohnya seperti usia dan kondisi kesehatan yang mendasari, menurut Aaron Glatt, ketua kedokteran dan kepala penyakit menular di Gunung Sinai Nassau Selatan di New York.

"Orang-orang dengan golongan darah O tentu tidak boleh berjalan-jalan di pesta besar dan berkata, 'Saya bisa melakukan apa pun yang saya inginkan, saya tidak harus menutupi, saya tidak perlu khawatir tentang apa pun karena saya punya (golongan darah) O'," kata Glatt, yang juga seorang juru bicara untuk Infectious Diseases Society of America.

"Dan mereka seharusnya tidak merangkak ke sudut dunia dan tidak membiarkan siapa pun di dekat mereka karena mereka memiliki (golongan darah) A," tambahnya.

Studi juga tidak menunjukkan bahwa golongan darah O sepenuhnya aman dari komplikasi serius Covid-19. Para peneliti mengatakan mereka masih bisa sakit karena infeksi virus corona.

"Ini hanya pengurangan risiko relatif, yaitu tidak ada perlindungan penuh. Di antara pasien kami yang meninggal ada juga banyak dengan golongan darah O," kata Andre Franke, penulis studi Eropa dan profesor kedokteran molekuler di Universitas Kiel di Jerman, kepada NBC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Buka Sekolah Dasar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Malaysia Buka Sekolah Dasar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Foto | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:11 WIB

Tes Swab Lagi, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Masih Positif Virus Corona

Tes Swab Lagi, Presiden Brasil Jair Bolsonaro Masih Positif Virus Corona

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:11 WIB

Studi: Tingkat Perselingkuhan Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Studi: Tingkat Perselingkuhan Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB