Terungkap, Ini Sebab Bayi Nangis Tanpa Henti Saat Dimandikan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 20 Juli 2020 | 18:50 WIB
Terungkap, Ini Sebab Bayi Nangis Tanpa Henti Saat Dimandikan
Ilustrasi memandikan bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Memandikan si kecil secara teratur tidak hanya diperlukan untuk menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan ritual penting yang menenangkan dan membuat mereka tertidur nyenyak.

Tetapi bagi setiap orang tua, mandi untuk si kecil adalah pengalaman yang berbeda. Meski beberapa bayi suka air, tapi ada bayi yang selalu menangis saat dimandikan oleh orangtua.

Lantas apa sebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?Dilansir dari Times of India, berikut ini beberapa rangkumannya:

Ilustrasi seorang ayah memandikan bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi seorang ayah memandikan bayi. (Shutterstock)

Suhu air

Bayi lebih rentan terhadap suhu dingin dan panas. Jadi, pastikan suhu airnya tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Yang terbaik adalah mandi dengan air hangat. Ini akan menenangkan mereka dan mereka akan menikmati waktu mandi.

Aliran air

Tuangkan air secara perlahan pada mereka. Jika Anda menggunakan bathtub, maka letakkan anak Anda di bak mandi terlebih dahulu kemudian tuangkan air ke dalamnya. Dengan cara ini mereka tidak perlu berurusan dengan banyak air sama sekali. Bahkan ketika Anda mencuci rambut, tuangkan air secara perlahan.

Ruam atau luka bakar

Cari ruam dan luka yang bisa terbakar setelah bersentuhan dengan sabun dan air. Ini mengurangi sensasi terbakar mereka, menghasilkan rasa tidak nyaman pada bayi. Oleskan salep pada ruam dan hindari penggunaan sabun di area itu.

Kelaparan

Selalu mandikan anak Anda ketika dia cukup makan dan cukup istirahat. Jika bayi Anda terlalu lelah atau lapar, maka itu bisa menjadi alasan ketidaknyamanan mereka. Tunggu 30 menit hingga 45 menit setelah menyusui bayi Anda dan kemudian bawa mereka untuk sesi mandi.

Tetaplah pada rutinitas

Penting untuk mempertahankan rutinitas yang tetap dan menaatinya. Mengikuti rutinitas yang sama setiap hari akan membantu anak Anda dan tubuh mereka melakukan beberapa tugas harian. Seperti jika anak Anda tahu bahwa sudah waktunya tidur, akan lebih mudah bagi Anda untuk membuatnya tertidur. Sama halnya dengan rutinitas mandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Tiba-tiba Alami Penurunan Berat Badan?

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 15:40 WIB

Terungkap, Kasus Pertama Bayi Terinfeksi Covid-19 saat Dalam Rahim

Terungkap, Kasus Pertama Bayi Terinfeksi Covid-19 saat Dalam Rahim

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:30 WIB

Gumoh Tanda Anak Sudah Kenyang?

Gumoh Tanda Anak Sudah Kenyang?

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 08:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB