Hanya Menggunakan Darah, Tes Ini Bisa Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal

Rabu, 22 Juli 2020 | 12:50 WIB
Hanya Menggunakan Darah, Tes Ini Bisa Deteksi Kanker 4 Tahun Lebih Awal
Ilustrasi tes darah untuk mendeteksi kanker (Shutterstock)

Suara.com - Selama bertahun-tahun para ilmuwan telah berupaya untuk menciptakan tes skrining kanker dasar, tes yang dapat mendeteksi keganasan kanker lebih dini, sebelum sel-sel tumor menyebar dan ketika perawatan lebih efektif.

Sebuah metode baru yang terbit dalam Nature Communications pada Selasa (20/7/2020) membawa peneliti selangkah lebih dekat ke tujuan itu.

Menggunakan tes darah, peneliti internasional mampu mendiagnosis kanker jauh sebelum gejalanya muncul di hampir semua orang yang diuji mengembangkan kanker.

"Apa yang kami tunjukkan adalah hingga empat tahun sebelum orang-orang ini masuk ke rumah sakit, sudah ada tanda dalam darah yang menunjukkan mereka menderita kanker," kata Kun Zhang, bioengineer di University of California, San Diego.

"Ini belum pernah dilakukan sebelumnya," sambung Zhang, dilansir Scientific American.

Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah. (Shutterstock)

Zhang dan rekan-rekannya mulai mengumpulkan sampel dari orang-orang sebelum memiliki tanda bahwa mereka menderita kanker.

Pada 2007, para peneliti mulai merekrut lebih dari 123.000 orang sehat di Taizhou, China, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan.

Peneliti fokus mengembangkan tes untuk lima jenis kanker paling umum, yaitu kanker perut, kerongkongan, kolorektal, paru-paru dan hati.

Tes yang mereka kembangkan, disebut PanSeer, mendeteksi pola metilasi di mana suatu kelompok kimia ditambahkan ke DNA (atau menganalisis perubahan kimiawi pada DNA) untuk mengubah aktivitas genetik.

Baca Juga: Pasien Kanker Rentan Terpapar Covid-19, Minimalkan Risiko dengan Cara Ini

Penelitian sebelumnya menunjukkan metilasi abnormal dapat menandakan berbagai jenis kanker, termasuk kanker pankreas dan usus besar.

Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi tes darah. (Sumber: Shutterstock)

Tes PanSeer bekerja dengan cara memisahkan DNA dari sampel darah dan mengukur metilasi DNA di 500 bagian tubuh yang sebelumnya diketahui dapat memberi 'sinyal' adanya kanker.

Para peneliti menguji sampel darah dari 191 peserta yang akhirnya mengembangkan kanker, dipasangkan dengan orang sehat dalam jumlahsama.

Hasilnya, mereka mampu mendeteksi kanker hingga empat tahun sebelum gejala muncul dengan akurasi sekitar 90 persen dan tingkat positif palsu 5 persen.

Usha Menon, profesor kanker ginekologis di University College London, yang tidak berpartisipasi dalam penelitian, mengamati bahwa metode Zhang menyediakan uji dasar awal yang kuat.

"Jelas mereka memiliki demonstrasi awal yang kuat dari deteksi dini berbagai jenis kanker empat tahun sebelum diagnosis konvensional," komentar Menon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI