alexametrics

Jeremy Teti Curhat Sakit Asam Urat Karena Pola Makan, Apa Saja Pemicunya?

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah
Jeremy Teti Curhat Sakit Asam Urat Karena Pola Makan, Apa Saja Pemicunya?
Jeremy Teti [Suara.com/Ismail]

Berikut beberapa makanan pemicu asam urat dalam darah.

Suara.com - Mantan News Anchor Jeremy Teti mengaku dirinya pernah berulang kali mengidap batu ginjal. Bahkan, ia pernah melakukan terapi radiasi untuk menghilangkan batu ginjalnya.

"Aku kan sudah lima kali melakukan radiasi untuk menghilangkan batu itu. Batu (ginjal) itu semakin dihilangkan semakin tumbuh baru lagi, tumbuh baru lagi," ujar Jeremy, dikutip dari Tb Channel di YouTube, Kamis (23/7/2020).

Jeremy menambahkan, batu ginjalnya itu terbentuk karena kadar asam urat tinggi. Ia mengaku pernah mencapai 12 mg/dL dan 13 mg/dL, padahal kadar normal untuk laki-laki adalah 3,4 hingga 7,0 mg/dL.

Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh pola makan.

Baca Juga: 5 Herbal Atasi Nyeri Asam Urat, Mudah Didapat!

"Kan, gue hobi makan kacang. Tau sendiri kacang itu bersahabat dekat dengan asam urat. Nah, asam urat itu bisa membentuk jadinya batu," tambahnya.

Jeremy Teti [Suara.com/Ismail]
Jeremy Teti [Suara.com/Ismail]

Berdasarkan Hello Sehat, asam urat merupakan hasil dari pecahan purin yang secara alami diproduksi tubuh dan diproses oleh ginjal.

Jika kadar asam urat nomal, ini tidak akan menyebabkan gejala apa pun. Tapi, kadarnya dapat meninggi ketika mengonsumsi makanan tertentu secara berlebihan. Semakin banyak asupan purin, ginjal akan semakin sulit membuangnya lewat urine dan feses.

Dilansir Alodokter, berikut makanan yang mengandung kadar purin tinggi:

1. Daging merah

Baca Juga: Obat Asam Urat, Kolkisina Berpotensi Menekan Keparahan Covid-19?

Meski tinggi protein, daging merah (daging sapi, kambing, babi) juga kaya akan purin. Jika ingin menjaga kadar asam urat, ganti asupan protein dari daging merah dengan daging ayam atau sumber protein nabati, seperti kedelai dalam tempe atau tahu.

Komentar