Alami Gangguan Mental saat Pandemi? Bisa Konsultasi Ke Sini

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 23 Juli 2020 | 12:48 WIB
Alami Gangguan Mental saat Pandemi? Bisa Konsultasi Ke Sini
Ilustrasi gangguan mental [shutterstock]

Suara.com - Di masa pandemi ini, bukan hanya penyakit fisik yang jadi ancaman, tapi juga gangguan mental. Pemicu gangguan mental saat pandemi adalah ketidakpastian kesehatan dan ekonomi yang melanda.

Hal ini masih ditambah dengan peran ganda orangtua di rumah yang harus bisa mendidik, mengayomi, dan mendampingi anak mengerjakan tugas sekolah. Wajar jika ada yang tidak kuat, dan menyebabkan baik anak maupun orangtua mengalami tekanan mental dan stres.

Demi memberikan perlindungan mental pada orangtua dan anak, kantor Staf Presiden bersama Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika Kemen PPPA, dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) membuka layanan call center 119 extention 8 SEJIWA.

"SEJIWA kami adakan karena kami melihat begitu banyak tekanan dalam keluarga. Sejak periode 10 Juni hingga 10 Juli, 59 persen pengaduan yang masuk adalah keluhan masalah dalam keluarga seperti pengasuhan,” ujar Deputi II Bidang Pembangunan Manusia, Kantor Staf Presiden, Abetnego Tarigan, melalui keterangannya, Rabu (22/7/2020).

Jika masalah mental ini tidak tertangani, bukan tak mungkin jika bisa memicu kekerasan baik terhadap perempuan maupun terhadap anak sendiri. Ini biasanya terjadi ketika orangtua mendapat tekanan pekerjaan, dibarengi tugas sekolah anak yang menumpuk.

"Dalam masa pandemi, anak rentan menjadi korban kekerasan karena orangtua memiliki beban ganda mendidik, mendampingi, dan ikut menemani anak belajar sekaligus tetap bekerja," ungkap Menteri PPPA Bintang Puspayoga.

Daripada memicu kekerasan karena melampiaskan stres pada anak, Menteri Bintang mengingatkan lebih baik meminta bantuan konseling pengasuhan yang sudah disediakan pemerintah. Kini sudah tersedia 135 Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) binaan Kemen PPPA yang tersebar di Indonesia.

Layanan dan bantuan konseling SEJIWA perlu dilakukan, daripada menambah warna gelap kekerasan pada anak. Data SIMFONI Kemen PPPA mencatat selama pandemi sejak Januari 2020 sampai dengan 17 Juli 2020, terlapor 3.928 kasus kekerasan pada anak.

Masih tingginya angka kekerasan pada anak juga tergambar dari hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) tahun 2018 oleh Kemen PPPA, menyebutkan bahwa 2 dari 3 anak dan remaja perempuan atau laki-laki pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Tahu Apakah Anda Berisiko Gangguan Mental? Coba Tes Kepribadian Ini

Ingin Tahu Apakah Anda Berisiko Gangguan Mental? Coba Tes Kepribadian Ini

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2020 | 06:30 WIB

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

3 Gangguan Mental Park In Kyu, Tokoh di The World of The Married

Health | Senin, 04 Mei 2020 | 12:55 WIB

Kenali 3 Jenis Bipolar, Gangguan Mental yang Dialami Selena Gomez

Kenali 3 Jenis Bipolar, Gangguan Mental yang Dialami Selena Gomez

Health | Selasa, 07 April 2020 | 14:30 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Beras Bebas Pajak, Pembalut Kena PPN: Potret Hukum Kita Buta Gender

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×