7 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berolahraga

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 15:10 WIB
7 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berolahraga
Makanan yang Harus Dihindari Setelah Berolahraga. (Shutterstock)

Suara.com - Usai berolahraga, perut terasa lapar. Karena merasa sudah membakar cukup banyak kalori, Anda merasa bisa menyantap apapun yang Anda inginkan. Eits, nanti dulu. Anda harus tahu, ada beberapa makanan yang harus dihindari setelah berolahraga.

Dilansir dari laman Eat This, Anda memang membutuhkan makanan setelah berolahraga untuk mengembalikan energi, membentuk otot, dan meningkatkan metabolisme.

Tetapi, sembarangan memilih makanan dapat membatalkan kerja keras yang baru saja Anda lakukan. Makanan yang sulit dicerna, tinggi gula, atau sarat dengan lemak jenuh, adalah sedikit dari beragam jenis yang sebaiknya tak Anda pilih saat baru saja berolahraga.

Untuk lebih jelasnya, simak makanan apa saja yang berefek buruk pada tubuhmu.

1. Makanan pedas

Makanan pedas akan sulit dicerna, dan Anda harus menjauhinya.

"Tubuh Anda baru saja melakukan upaya besar dan sedang dalam kondisi perbaikan," kata Michelle Neverusky, Manajer Kebugaran Carillon Miami Beach.

Itu artinya, tubuh Anda membutuhkan makanan yang mudah dicerna, sedikit protein, sedikit gula untuk mengembalikan kadar gula Anda menjadi seimbang, dan sebagian besar karbohidrat untuk mengisi kembali tingkat energi.

2. Soda

Jangan pernah minum soda setelah berolahraga. Tubuh Anda perlu hidrasi, dan soda tidak akan memberi hidrasi yang Anda butuhkan. Demikian menurut Stephanie Mansour, pelatih penurunan berat badan dan gaya hidup untuk wanita.

"Ditambah lagi, soda bisa membuatmu kembung!" katanya.

3. Protein berat seperti steak

Sama seperti makanan pedas, Neverusky merekomendasikan untuk melewatkan apa pun yang sulit dicerna — seperti daging steak yang tebal.

"Jika Anda ingin membesarkan otot, Anda perlu menambahkan rasio tinggi karbohidrat, seperti tuna dan nasi. Tetapi jika Anda ingin merampingkan tubuh, Anda harus menghindari karbohidrat dan minum protein shake untuk mempertahankan massa otot," katanya.

4. Makanan berlemak

Hindari minyak, biji-bijian, atau apapun yang digoreng, dan bahkan kacang setelah olahraga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Pentingnya Makan Setelah Olahraga

Ini Pentingnya Makan Setelah Olahraga

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 11:57 WIB

Turunkan Risiko Covid-19 Akibat Obesitas, Warga Inggris Diminta Bersepeda

Turunkan Risiko Covid-19 Akibat Obesitas, Warga Inggris Diminta Bersepeda

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 17:59 WIB

Cegah Penularan Virus Corona saat Olahraga di Gym, Lakukan 5 Hal Ini!

Cegah Penularan Virus Corona saat Olahraga di Gym, Lakukan 5 Hal Ini!

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB