KPAI: Orangtua Didik Anak Untuk Berani Tolak Rokok

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 27 Juli 2020 | 17:23 WIB
KPAI: Orangtua Didik Anak Untuk Berani Tolak Rokok
Dampak merokok pada keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak masuk dalam kelompok rentan terpapar bahaya asap rokok. Selain itu, anak juga mungkin tumbuh danmenjadi perokok aktif.

Menurut data Riskesdas 2018, menunjukan bahwa jumlah anak Indonesia usia 10-18 tahun yang merokok sebanyak 9,1 persen. 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta orangtua memberikan penguatan kepada anak agar bisa menjadi filter bagi dirinya sendiri, terutama membatasi diri dari keinginan merokok.

"Artinya dia bisa menolak jadi perokok aktif atau pun menghindari dirinya jadi perokok pasif. Dengan cara beri pemahaman tentang i bahaya merokok, juga kasih pemahaman pentingnya perilaku tidak merokok," kata komisioner KPAI Margaret Aliyatul dalam webinar Hari Anak Nasional, Senin (27/7/2020).

Menurut Margaret, anak perlu dijelaskan bahwa larangan merokok bukan karena faktor ekonomi melainkan juga berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dengan begitu, diharapkan anak bisa secara sadar menerapkan hidup bersih dan sehat dimulai dari rumah. 

"Setelah itu anak bisa diajak kampanyekan hidup bersih dan sehat kepada teman sebaya. Jadi anak ini bisa kita didik jadi anak yang berani mengingatkan teman saat merokok, menjelaskan bahaya rokok, mengajak temennya untuk perilaku hidup sehat dan bersih dari asap rokok. Itu bisa kita lakukan," tutur Margaret.

Ia berpendapat, pengasuhan orangtua yang berkualitas jadi kunci keluarga melakukan upaya agar anak terhindar dari bahaya asap rokok.  Menurutnya, komitmen itu harus ditumbuhkan dari dalam rumah dengan menetapkan kawasan bebas dari asap rokok. 

"Maka jika ada yang merokok, kita minta untuk berhenti. Jika tidak bisa, harus berkomitmen tidak merokok di dalam rumah atau mobil, tidak merokok dekat anak, dan tidak menyuruh anak membeli rokok," ucapnya.

baca juga

Aturan itu juga harus diberlakukan bagi setiap tamu yang datang, lanjutnya. Margaret menyarankan, sebaiknya tidak menyediakan asbak di rumah agar aturan itu tetap dijalankan dengan optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Stunting Berisiko Alami Gangguan Jantung Saat Dewasa, Kok Bisa?

Anak Stunting Berisiko Alami Gangguan Jantung Saat Dewasa, Kok Bisa?

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 17:22 WIB

Keberhasilan Anak Belajar di Rumah Sangat Tergantung pada Peran Orangtua

Keberhasilan Anak Belajar di Rumah Sangat Tergantung pada Peran Orangtua

Health | Senin, 27 Juli 2020 | 17:20 WIB

Siswa SMP Kerap Perkosa Adik hingga Hamil, Pengakuannya Bikin Geleng Kepala

Siswa SMP Kerap Perkosa Adik hingga Hamil, Pengakuannya Bikin Geleng Kepala

Jatim | Senin, 27 Juli 2020 | 16:08 WIB

Terkini

9 HP Murah Rp2 Jutaan Terbaik Oktober 2026, Fitur Canggih Melimpah

9 HP Murah Rp2 Jutaan Terbaik Oktober 2026, Fitur Canggih Melimpah

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Samsung Galaxy A27 5G: HP Rp5 Jutaan dengan Snapdragon 6 Gen 3, Apa Saja Kelebihannya?

Samsung Galaxy A27 5G: HP Rp5 Jutaan dengan Snapdragon 6 Gen 3, Apa Saja Kelebihannya?

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kisah Anak SD Naik Mikrotrans Tiap Subuh Viral, Transjakarta Tingkatkan Layanan dan Perlindungan

Kisah Anak SD Naik Mikrotrans Tiap Subuh Viral, Transjakarta Tingkatkan Layanan dan Perlindungan

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:25 WIB

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

Tawarkan Beasiswa S2 untuk Warga Rempang, Menteri Transmigrasi: Jangan Cuma Mau Jadi Buruh!

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Terjebak Situasi Right Person Wrong Time? Film Tune In for Love Punya Jawabannya

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare  Lahan Pertanian ke Warga Rempang

Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Shin Tae-yong Buat Persija Menggila, PSIM Yogyakarta Dihajar Empat Gol Tanpa Balas

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:53 WIB

You Are The Apple of My Eye: Tentang Cinta Pertama yang Tak Berakhir Sama

You Are The Apple of My Eye: Tentang Cinta Pertama yang Tak Berakhir Sama

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Kabut Asap Kepung Palembang: Jarak Pandang Sisa 500 Meter, 15 Penerbangan Lumpuh

Sumsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49 WIB

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:48 WIB

×